Berita
Admin

Direktorat Pesantren Kemenag Tegaskan Pentingnya SOP Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren

Direktorat Pesantren Kemenag Tegaskan Pentingnya SOP Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren

08 November 2025 | 12:18

Keboncinta.com-- Direktorat Pesantren Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat upaya menciptakan lingkungan pesantren yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah mendorong setiap pesantren menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penanganan Kekerasan Seksual.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Pesantren, Basnang Said, dalam acara Sharing Session Praktik Baik SOP Penanganan Kekerasan Seksual yang digelar secara daring pada Jumat (7/11/2025).

Baca Juga: Chef SPPG Kebon Cinta Ciwaringin Raih Sertifikasi BSNP untuk Jamin Kualitas dan Keamanan Masakan

“Kita ingin memastikan setiap santri merasa terlindungi—baik secara fisik, psikologis, maupun spiritual—melalui sistem yang bekerja secara preventif dan responsif,” ujar Basnang.

Ia menegaskan bahwa penanganan kekerasan seksual tidak cukup hanya dengan aturan tertulis, tetapi harus tumbuh dari kesadaran kelembagaan dan budaya aman di lingkungan pesantren.

“Pesantren adalah lembaga pendidikan yang berpengaruh besar dalam membentuk karakter bangsa. Karena itu, ia harus menjadi ruang yang aman, mendidik, dan berkeadaban,” imbuhnya.

Baca Juga: Dari Cirebon ke Indramayu, Kemenag Mulai Gerakan Ekonomi Berkeadilan Melalui Kota Wakaf

Kemenag, lanjut Basnang, berkomitmen membangun ekosistem pesantren yang ramah anak dan berperspektif perlindungan santri.

Melalui kegiatan ini, ratusan pesantren yang menjadi piloting ramah anak dari berbagai daerah turut berpartisipasi dan berbagi praktik baik dalam pencegahan serta deteksi dini kekerasan seksual.

Program ini merupakan bagian dari agenda nasional Kemenag dalam membangun sistem pelaporan aman, pendampingan korban, dan pemulihan psikososial bagi santri.

Baca Juga: Jawab Tantangan Zaman, Kemenag Bentuk Direktorat Vokasi Madrasah untuk Cetak Generasi Unggul di 2045

Basnang berharap, berbagai praktik baik yang muncul dari pesantren dapat menjadi model nasional dan direplikasi secara luas di seluruh wilayah di tanah air.***

 

Tags:
berita nasional Santri kemenag pesantren

Komentar Pengguna