Lifestyle
Azzahra Esa Nabila

Dari Satu Karier ke Karier Lain: Fenomena Quarter-Life Career Switching di Kalangan Anak Muda

Dari Satu Karier ke Karier Lain: Fenomena Quarter-Life Career Switching di Kalangan Anak Muda

20 Mei 2026 | 06:17

Keboncinta.com- Di usia 20-an, hidup sering terasa seperti persimpangan tanpa petunjuk arah yang jelas. Pekerjaan pertama yang dulu dianggap sebagai “awal yang pasti” justru mulai dipertanyakan. Rasa tidak cocok, kehilangan makna, hingga keinginan mencoba hal baru mendorong banyak anak muda untuk berpindah jalur.

Fenomena ini dikenal sebagai quarter-life career switching perpindahan karier yang terjadi di fase quarter-life crisis. Bukan sekadar tren, ini adalah realita yang semakin sering terjadi. Namun, apakah ini bentuk keberanian, atau justru tanda ketidakpastian yang belum selesai?

 

Memahami Quarter-Life Career Switching

Lebih dari Sekadar Pindah Pekerjaan

Quarter-life career switching bukan hanya tentang resign lalu mencari kerja baru. Ini adalah proses yang melibatkan pertanyaan mendalam tentang diri sendiri. Seseorang tidak hanya bertanya “kerja di mana?”, tetapi juga “aku ingin menjadi siapa?”. Karier menjadi alat untuk memahami identitas diri.

Terjadi di Fase Penuh Transisi

Usia 20-an adalah masa peralihan dari dunia pendidikan ke dunia nyata. Di fase ini, ekspektasi mulai bertemu dengan realita. Ketika keduanya tidak selaras, muncul dorongan untuk mencari alternatif.

Mengapa Anak Muda Sering Berpindah Karier?

1. Ketidaksesuaian dengan Ekspektasi Awal

Banyak yang masuk ke dunia kerja dengan bayangan ideal. Namun, realita sering kali berbeda.

Ketika pekerjaan tidak memberikan kepuasan, keinginan untuk berpindah menjadi wajar.

2. Pencarian Makna dalam Pekerjaan

Generasi muda tidak hanya mengejar penghasilan. Mereka ingin pekerjaan yang memiliki makna.

Jika pekerjaan terasa hampa, perubahan menjadi pilihan.

3. Banyaknya Pilihan Karier

Era digital membuka banyak peluang baru. Ini membuat seseorang tidak harus terpaku pada satu jalur.

Pilihan yang banyak memberi kebebasan, tetapi juga kebingungan.

4. Kesadaran Akan Keseimbangan Hidup

Bekerja tanpa ruang untuk hidup pribadi mulai ditinggalkan. Banyak yang memilih berpindah demi keseimbangan yang lebih baik.

 

Tantangan dalam Quarter-Life Career Switching

Ketidakpastian Finansial

Memulai karier baru sering kali berarti memulai dari awal. Penghasilan bisa tidak stabil.

Rasa Ragu dan Overthinking

Perubahan besar memunculkan banyak pertanyaan. Apakah ini keputusan yang tepat?

Tags:
Mengelola Keuangan Gen Milenial Wajib Tau! Quarter Life Crisis

Komentar Pengguna