Bahas Evaluasi Layanan Informasi Haji 1446 H, Tim Kemenag RI Berkunjung ke Kemenhaj Arab Saudi di Jeddah

Bahas Evaluasi Layanan Informasi Haji 1446 H, Tim Kemenag RI Berkunjung ke Kemenhaj Arab Saudi di Jeddah

15 Agustus 2025 | 15:08

Keboncinta.com Pelayanan petugas dalam penyelenggaraan ibadah haji musim 1446 H/2025 dinilai baik dan lebih bagus dari tahun-tahun sebelumnya, penilain ini berdasarkan evaluasi dari pihak Indonesia sendiri dan Arab Saudi.

Tim Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) berkunjung ke Pusat Edukasi Jemaah (The Pilgrim Awareness Center) pada Kementerian Haji dan Umrah di Jeddah, Rabu (13/8/2025). Pertemuan ini mendiskusikan evaluasi layanan informasi haji 1446 H.

Sesampainya di kantor Kemenhaj Saudi, Sekretaris Ditjen PHU Arfi Hatim dan tim disambut Direktur Pusat Edukasi Jemaah Haji, Osama Albishri.

“Kami hadir ke sini untuk berdiskusi terkait layanan informasi hajj 2025 dan secara umum mendapat umpan balik dari pihak Saudi terkait penyelenggaraan haji 2025," jelas Arfi Hatim membuka pertemuan.

Selanjutnya, Osama Albishri mengapresiasi keterbukaan dan kerja sama Kemenag dalam penyelenggaraan haji selama ini. Ia kemudian menjelaskan sejumlah inovasi yang telah disiapkan untuk meningkatkan pemahaman jemaah selama berada di Tanah Suci.

Pada kesempatan ini, Kemenhaj Arab Saudi meminta tim untuk memberikam masukan terhadap buku panduan jemaah berbahasa Indonesia. Nantinya, hasil perbaikan buku ini akan diterbitkan ulang berdasarkan masukan dari berbagai pihak.

Dilakukannya pertemuan ini juga menjadi wadah untuk pertukaran pikiran tentang pengembangan sistem layanan informasi bagi jemaah haji, khususnya jemaah dari Indonesia.

Dalam mendukung penyelenggaraan haji 2025, Kemenag menyediakan saluran informasi bagi jemaah melalui, website, aplikasi kawal haji, serta call dan WA center.

Hal tersebut dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaikbagi jemaah haji Indonesia yang datang ke Tanah Suci menjadi tamu Allah.***

Tags:
kemenag Jemaah haji indonesia Internasional

Komentar Pengguna