Anak Mimisan: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Kapan Harus ke Dokter

Anak Mimisan: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Kapan Harus ke Dokter

16 November 2025 | 23:55

Keboncinta.com- Melihat anak tiba-tiba mimisan sering membuat orang tua panik, terutama ketika darah yang keluar tampak cukup banyak. Padahal, mimisan pada anak merupakan kondisi yang sangat umum dan sebagian besar tidak berbahaya.

Mimisan biasanya berasal dari pecahnya pembuluh darah kecil di bagian depan hidung—wilayah yang sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan maupun aktivitas si kecil.

Untuk memahami kondisi ini dengan lebih baik, mari kita bahas penyebab umum mimisan, kapan perlu waspada, dan cara memberikan pertolongan pertama di rumah.

Apa Penyebab Mimisan pada Anak?

Mimisan pada anak dapat terjadi karena berbagai faktor sederhana. Berikut beberapa penyebab paling sering.

1. Udara Kering

Lingkungan yang terlalu kering baik karena cuaca panas maupun penggunaan AC dalam waktu lama dapat membuat lapisan dalam hidung menjadi kering dan rapuh. Saat selaput hidung kering, pembuluh darah kecil mudah pecah sehingga menyebabkan mimisan.

Kondisi ini sangat umum terjadi pada:

  • Musim kemarau

  • Ruangan ber-AC terus menerus

  • Daerah dengan tingkat kelembapan rendah

2. Kebiasaan Mengorek Hidung

Anak-anak sering kali memiliki kebiasaan mengusap atau mengorek hidung, terutama saat hidung terasa gatal atau tersumbat. Gerakan ini dapat melukai pembuluh darah halus di dalam hidung dan memicu perdarahan.

Kuku yang panjang atau gerakan yang terlalu kuat membuat risiko mimisan semakin besar.

3. Alergi atau Pilek

Ketika anak mengalami alergi, flu, atau pilek, mereka biasanya:

  • Lebih sering bersin

  • Mengusap hidung berulang kali

  • Mengalami iritasi pada saluran pernapasan

Peradangan yang terjadi membuat pembuluh darah dalam hidung lebih mudah pecah. Itulah sebabnya anak dengan alergi rhinitis atau pilek berkepanjangan lebih mudah mimisan.

4. Benturan atau Cedera Ringan

Aktivitas bermain kadang membuat anak mengalami benturan kecil pada wajah atau hidung. Meskipun tidak serius, benturan ringan dapat menyebabkan perdarahan singkat.

Jenis benturan yang umum terjadi misalnya:

  • Terjatuh saat bermain

  • Terkena bola

  • Menabrak benda keras

Selama tidak ada tanda cedera serius, mimisan akibat benturan ringan biasanya cepat berhenti.

5. Infeksi Saluran Pernapasan Atas

Anak yang mengalami batuk pilek berkepanjangan atau infeksi pernapasan bagian atas lebih berisiko mimisan. Iritasi pada hidung yang terjadi terus-menerus membuat pembuluh darah menjadi lebih rapuh.

Cara Mengatasi Anak Mimisan di Rumah

Saat anak mengalami mimisan, penting bagi orang tua untuk tetap tenang. Penanganan yang benar dapat membantu menghentikan perdarahan lebih cepat dan membuat anak merasa lebih aman. Berikut langkah-langkah yang direkomendasikan:

1. Minta Anak Duduk Tegak dan Membungkuk Sedikit ke Depan

Tujuan postur ini adalah agar darah keluar dari hidung dan tidak masuk ke tenggorokan. Membiarkan anak menengadahkan kepala justru membuat darah tertelan dan dapat memicu muntah.

2. Tekan Lembut Bagian Depan Hidung Selama 10 Menit

Gunakan ibu jari dan telunjuk untuk menekan bagian lunak di depan hidung. Tahan tekanan selama sekitar 10 menit tanpa melepasnya terlalu sering, agar bekuan darah bisa terbentuk dan perdarahan berhenti.

3. Berikan Kompres Dingin

Letakkan kompres dingin atau es yang dibungkus kain tipis pada pangkal hidung.

Tags:
Penyebab mimisan pada anak Cara mengatasi mimisan Pertolongan pertama mimisan Kapan mimisan perlu ke dokter

Komentar Pengguna