Keboncinta.com-- Ketika berada di lingkungan baru, kita mungkin menemukan kebiasaan yang terasa asing.
Ada orang yang punya cara makan berbeda, berbicara dengan gaya yang tidak biasa, atau menjalankan rutinitas yang belum pernah kita lihat sebelumnya.
Perasaan heran sebenarnya wajar. Kita terbiasa menilai sesuatu berdasarkan pengalaman sendiri. Apa yang sering dilakukan sejak kecil terasa normal, sedangkan sesuatu yang tidak pernah kita temui bisa terlihat aneh.
Padahal, ukuran tentang “normal” tidak selalu berlaku sama untuk semua orang.
Hal ini semakin terasa ketika kita berinteraksi dengan orang dari daerah atau budaya berbeda.
Lantas, mengapa kita perlu berhenti menganggap kebiasaan berbeda sebagai sesuatu yang aneh?
Salah satu alasannya adalah kebiasaan terbentuk dari lingkungan. Apa yang dilakukan seseorang biasanya dipengaruhi keluarga, masyarakat, pengalaman, dan nilai yang mereka kenal sejak lama. Karena proses pembentukannya berbeda, wajar jika kebiasaan setiap orang juga tidak seragam.
Selain itu, rasa ingin tahu lebih bermanfaat daripada penilaian cepat. Ketika menemukan kebiasaan yang tidak kita pahami, cobalah bertanya dengan sopan atau mencari tahu alasannya. Bisa jadi, setelah memahami latar belakangnya, sesuatu yang awalnya terasa asing justru menjadi masuk akal.
Sikap tersebut juga membantu kita menghindari prasangka. Menilai seseorang hanya berdasarkan kebiasaannya dapat membuat kita melewatkan kesempatan untuk mengenal karakter mereka secara lebih utuh.
Tidak semua hal yang berbeda perlu kita ikuti, tetapi bukan berarti harus kita remehkan.