KebonCinta.com-- Rutinitas bekerja di depan komputer sering membuat seseorang tidak menyadari berapa lama tubuhnya berada dalam posisi duduk. Pekerjaan yang menumpuk, rapat daring, hingga tuntutan menyelesaikan laporan membuat banyak pekerja menghabiskan sebagian besar waktunya di kursi.
Kebiasaan ini bukan hanya dialami pegawai swasta. Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai pemerintah non-ASN, pekerja administrasi, hingga mereka yang bekerja dari rumah juga berisiko menjalani pola hidup kurang aktif.
Padahal, tubuh tetap membutuhkan gerakan meskipun pekerjaan menuntut konsentrasi tinggi. Terlalu banyak duduk dan minim aktivitas fisik dalam jangka panjang berkaitan dengan peningkatan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan obesitas.
Selain itu, posisi duduk yang kurang tepat dapat memicu ketegangan pada leher, bahu, dan punggung. Keluhan tersebut bisa mengganggu kenyamanan bekerja, bahkan membuat seseorang sulit mempertahankan konsentrasi.
Lantas, bagaimana cara menjaga kesehatan tanpa harus meninggalkan pekerjaan terlalu lama? Ada sejumlah kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan untuk mengurangi dampak negatif dari rutinitas duduk sepanjang hari.
Baca Juga: 8 Cara Menjaga Imun Tubuh saat Musim Hujan agar Tidak Gampang Sakit
Salah satu langkah paling sederhana adalah menyelingi waktu duduk dengan aktivitas ringan. Anda tidak harus melakukan olahraga berat di tengah jam kerja. Berdiri, berjalan sebentar, atau berpindah tempat sudah menjadi cara praktis untuk memutus periode duduk yang panjang.
Cobalah memasang pengingat agar setiap sekitar 30 menit Anda mengecek apakah tubuh sudah terlalu lama berada dalam posisi yang sama. Gunakan kesempatan tersebut untuk berdiri, mengambil minum, atau berjalan sebentar.
Interval 30 menit bukan aturan medis yang wajib bagi semua orang. Intinya, hindari duduk tanpa jeda selama berjam-jam dan sesuaikan frekuensi bergerak dengan kondisi serta jenis pekerjaan.
Punggung terasa kaku atau leher mulai pegal setelah lama menatap layar? Kondisi tersebut dapat menjadi pengingat bahwa tubuh membutuhkan perubahan posisi.
Sisihkan beberapa menit untuk melakukan peregangan ringan. Anda bisa menggerakkan bahu perlahan, meregangkan tangan, meluruskan kaki, atau mengubah posisi tubuh secara nyaman.
Lakukan gerakan tanpa memaksakan jangkauan. Jika peregangan menimbulkan nyeri, segera hentikan gerakan tersebut. Bagi pekerja yang sering mengalami keluhan otot dan sendi, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menentukan latihan yang sesuai.
Kenyamanan saat bekerja tidak hanya ditentukan oleh lamanya duduk, tetapi juga oleh cara tubuh diposisikan. Meja atau kursi yang tidak sesuai dapat membuat pekerja membungkuk, mengangkat bahu, atau menundukkan kepala terlalu lama.
Usahakan telapak kaki bertumpu pada lantai atau penyangga kaki. Posisikan punggung dengan dukungan yang nyaman, rilekskan bahu, dan atur layar agar mudah dilihat tanpa harus terus menundukkan kepala.
Jika memungkinkan, gunakan kursi yang dapat disesuaikan dan meja dengan ketinggian yang sesuai. Bekerja sambil berdiri sesekali juga bisa menjadi pilihan, tetapi tetap perlu diselingi perubahan posisi karena berdiri terlalu lama tanpa bergerak pun dapat menimbulkan ketidaknyamanan.
Baca Juga: Persiapan Menghadapi Musim Hujan, Ini 7 Langkah Penting agar Tetap Sehat dan Aman
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir