Pendidikan
Rahman Abdullah

Sebelum SKTP Terbit, Pastikan Data Guru di Dapodik Sudah Benar dan Tersinkronisasi

Sebelum SKTP Terbit, Pastikan Data Guru di Dapodik Sudah Benar dan Tersinkronisasi

30 September 2026 | 14:54

Keboncinta.com-- Penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pemberian tunjangan profesi kepada guru. Sebelum SKTP diterbitkan, berbagai informasi yang tersimpan dalam sistem pendidikan perlu melalui proses pemeriksaan dan validasi.

Dalam proses tersebut, operator sekolah mempunyai peran penting karena bertugas memastikan data guru yang tercatat di Dapodik sesuai dengan kondisi sebenarnya. Informasi seperti beban mengajar, NUPTK, status kepegawaian, hingga data pembelajaran perlu diperiksa secara cermat.

Setiap perubahan data juga harus diperbarui dan kemudian dikirim melalui proses sinkronisasi sesuai jadwal. Data yang belum diperbaiki atau belum tersinkronisasi berpotensi memengaruhi proses validasi yang menjadi dasar penerbitan SKTP.

Karena itu, pemeriksaan data secara berkala menjadi hal yang penting dilakukan operator agar tidak ada informasi yang keliru atau belum diperbarui.

Baca Juga: Jadwal PPG Tahap 3 Tahun 2026 Lengkap, Mulai SIMPKB hingga UKPPPG

Beban Mengajar Guru Harus Sesuai

Salah satu bagian yang perlu menjadi perhatian operator adalah beban mengajar guru. Informasi yang tercantum dalam sistem harus menggambarkan kondisi pembelajaran yang sebenarnya dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Dalam proses validasi, beban mengajar linear minimal 24 jam tatap muka dalam satu minggu menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan.

Operator perlu mencermati pembagian tugas mengajar, mata pelajaran yang diampu, serta berbagai informasi pembelajaran lainnya. Jika terdapat data yang tidak sesuai, proses validasi data guru dapat mengalami kendala.

NUPTK Guru Perlu Dicek Kembali

Selain jam mengajar, Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) juga perlu diperiksa oleh operator sekolah.

Pastikan nomor yang tercantum pada sistem sudah benar dan status verifikasinya sesuai. Kesalahan penulisan atau informasi yang tidak cocok dapat menyebabkan data yang dikirim melalui sistem tidak sesuai dengan data yang diperlukan dalam proses validasi.

Pengecekan NUPTK sebaiknya dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan keseluruhan data guru sehingga kesalahan dapat diketahui lebih awal.

Perubahan Status Kepegawaian Jangan Diabaikan

Informasi mengenai status dan riwayat kepegawaian juga harus diperbarui ketika terdapat perubahan.

Sebagai contoh, apabila guru mengalami kenaikan pangkat atau memperoleh kenaikan gaji berkala, perubahan tersebut perlu tercermin dalam data yang tersimpan pada sistem.

Operator perlu memastikan informasi kepegawaian terbaru sudah tercatat secara tepat. Apabila data lama masih tersimpan, bisa muncul perbedaan antara kondisi guru yang sebenarnya dengan informasi yang terbaca dalam sistem.

Baca Juga: Cek Info GTK, Ini 4 Status SKTP yang Perlu Dipahami Guru Sebelum TPG Cair

Data Pembelajaran Harus Menggambarkan Kondisi Sekolah

Hal lain yang tidak kalah penting adalah memeriksa data pembelajaran. Tugas mengajar dan berbagai aktivitas pembelajaran yang tercatat dalam sistem harus disesuaikan dengan keadaan sebenarnya di sekolah.

Ketelitian pada tahap input data sangat diperlukan karena informasi tersebut akan menjadi bagian dari data yang diperiksa dalam proses validasi.

Kesalahan pada satu bagian saja dapat menimbulkan ketidaksesuaian ketika data tersebut diproses dan diperiksa pada sistem yang lebih tinggi.

Jangan Lewatkan Sinkronisasi Dapodik

Setelah melakukan pembaruan, operator tidak cukup hanya menyimpan perubahan. Data tersebut perlu dikirim melalui sinkronisasi Dapodik sesuai mekanisme yang berlaku.

Sinkronisasi perlu dilakukan sebelum batas waktu penarikan data secara nasional. Karena itu, operator sebaiknya tidak menunda pembaruan hingga mendekati tenggat waktu.

Perlu dipahami pula bahwa hasil sinkronisasi tidak selalu langsung terlihat pada Info GTK. Data yang telah dikirim masih dapat menjalani proses pengolahan dan validasi sebelum terjadi perubahan status pada sistem.

Cek Perkembangan Data di Info GTK

Tahapan berikutnya adalah melakukan pemantauan setelah data diperbarui dan disinkronisasi. Guru bersama operator sekolah dapat mengecek perkembangan hasil validasi melalui Info GTK.

Pemantauan ini berguna untuk mengetahui apakah data yang diproses di tingkat pusat telah sesuai dengan informasi yang diperbarui oleh sekolah.

Jika sekolah sudah memastikan seluruh data benar tetapi status validasi belum berubah, pihak sekolah dapat melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan atau admin Info GTK di wilayah masing-masing untuk mendapatkan informasi mengenai langkah selanjutnya.

Baca Juga: Anugerah GTK 2026 Tak Cuma Soal Lama Mengabdi, Ini Kriteria yang Harus Dipenuhi

Ketepatan Data Menentukan Kelancaran Proses SKTP

Penerbitan SKTP tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan administrasi. Kesesuaian berbagai informasi guru dalam sistem juga menjadi bagian penting dari proses validasi.

Mulai dari beban mengajar, NUPTK, riwayat kepegawaian, data pembelajaran hingga sinkronisasi Dapodik perlu diperiksa secara rutin.

Dengan memperbarui informasi ketika terjadi perubahan, melakukan pengecekan secara teliti, dan memastikan sinkronisasi dilakukan sesuai jadwal, operator sekolah dapat membantu menjaga data guru tetap akurat untuk kebutuhan proses validasi SKTP.***

Tags:
pendidikan SKTP Guru Dapodik

Komentar Pengguna