Checklist ini merupakan instrumen pengendalian internal yang dapat disesuaikan dengan fasilitas dan risiko laboratorium.
Penggunaan laboratorium yang baik tidak hanya ditentukan oleh tersedianya ruangan, mikroskop, alat ukur, atau bahan percobaan.
Kegiatan praktikum membutuhkan koordinasi antara guru, pengelola laboratorium, dan pihak sekolah agar semua persiapan dilakukan secara tepat.
Jadwal membantu mencegah benturan penggunaan fasilitas. Register peminjaman mempermudah penelusuran peralatan, sedangkan jurnal praktikum memberikan informasi tentang kegiatan yang benar-benar terlaksana.
Pencatatan bahan dan pemeriksaan pengembalian juga membantu sekolah mengendalikan persediaan serta mengetahui kondisi peralatan setelah digunakan.
Namun, dokumen yang lengkap tidak boleh menjadi pengganti penilaian risiko dan pengawasan yang memadai selama praktikum.
Melalui administrasi yang sederhana, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan, laboratorium sekolah dapat memberikan pelayanan yang lebih teratur sekaligus mendukung pembelajaran sains yang aman, aktif, dan bermakna.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir