Internasional
Rahman Abdullah

Mengejutkan! Haji 2026 Diikuti 1,7 Juta Jemaah dari 165 Negara, Ini Datanya

Mengejutkan! Haji 2026 Diikuti 1,7 Juta Jemaah dari 165 Negara, Ini Datanya

28 Mei 2026 | 17:56

Keboncinta.com-- Setiap tahun, ibadah haji selalu menjadi salah satu pergerakan manusia terbesar di dunia. Namun pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, skala penyelenggaraannya kembali mencetak angka yang mencengangkan.

Jutaan umat Muslim dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Tanah Suci dalam satu momentum spiritual yang sama. Di balik kekhusyukan ibadah tersebut, tersimpan operasi pelayanan berskala raksasa yang melibatkan ratusan ribu petugas, teknologi modern, hingga sistem transportasi global yang terintegrasi.

Lantas, seberapa besar sebenarnya penyelenggaraan haji tahun ini?

Baca Juga: Bukan Sekadar Tempat Makan! Rahasia di Balik Restoran HUBASO Kebon Cinta yang Ternyata Jadi Laboratorium Bisnis Santri

Haji 2026 Diikuti Lebih dari 1,7 Juta Jemaah dari Seluruh Dunia

Berdasarkan data resmi otoritas Arab Saudi, jumlah jemaah haji tahun 2026 mencapai 1.707.301 orang. Angka ini menjadikan musim haji kali ini sebagai salah satu kegiatan keagamaan terbesar di dunia dengan tingkat kompleksitas pelayanan yang sangat tinggi.

Dari total tersebut, sebanyak 1.546.655 orang merupakan jemaah internasional yang datang dari berbagai negara. Sementara 160.646 lainnya berasal dari jemaah domestik, yakni warga negara dan penduduk Arab Saudi yang turut menjalankan ibadah haji.

Kehadiran jutaan jemaah dari berbagai latar belakang budaya, bahasa, dan negara memperlihatkan betapa luasnya cakupan global ibadah haji setiap tahunnya.

Baca Juga: Rahasia di Balik Bakso Murah Rasa Premium! HUBASO Kebon Cinta Ternyata Pakai Daging Sapi Grade A Murni

Jemaah Laki-Laki Masih Mendominasi, Perempuan Tembus Ratusan Ribu

Data statistik musim haji tahun ini juga memperlihatkan komposisi jemaah berdasarkan jenis kelamin.

Jemaah laki-laki tercatat lebih banyak dengan jumlah mencapai 893.396 orang. Meski demikian, jumlah jemaah perempuan juga sangat besar, yakni mencapai 813.905 orang.

Komposisi tersebut menunjukkan tingginya partisipasi umat Islam dari berbagai kelompok masyarakat dalam menunaikan rukun Islam kelima.

Baca Juga: Bakso Enak Harga Mulai Rp10 Ribu, HUBASO Kebon Cinta Siap Manjakan Baksower

Mayoritas Jemaah Datang Lewat Jalur Udara

Transportasi udara masih menjadi jalur utama kedatangan jemaah internasional menuju Arab Saudi.

Sebanyak 1.485.729 orang tercatat tiba menggunakan penerbangan langsung menuju kawasan suci. Sementara itu, 54.429 jemaah memilih masuk melalui jalur darat dan 6.497 lainnya menggunakan akses laut.

Besarnya mobilitas lintas negara ini menuntut koordinasi logistik yang sangat kompleks, terutama dalam memastikan kelancaran arus kedatangan jutaan jemaah dalam waktu yang relatif singkat.

Baca Juga: HUBASO, Bakso Enak Murah di Ciwaringin Cirebon Disajikan dengan Hati dan Jiwa

Didukung Lebih dari 441 Ribu Petugas dan Puluhan Ribu Relawan

Untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan ibadah, Pemerintah Arab Saudi mengerahkan sebanyak 441.049 petugas dan pekerja di berbagai sektor layanan.

Mereka bertugas di bidang keamanan, layanan kesehatan, transportasi, pengelolaan kawasan ibadah, hingga pelayanan umum bagi jemaah selama berada di Makkah, Mina, Muzdalifah, dan Arafah.

Tak hanya tenaga profesional, sebanyak 26.701 relawan juga ikut diterjunkan untuk membantu pelayanan bagi jutaan tamu Allah selama musim haji berlangsung.

Baca Juga: Stop Paksa Anak Les Calistung! Pemerintah Resmi Larang Tes Masuk SD 2026, Orang Tua Diminta Ubah Pola Pikir

Program Makkah Route Permudah Proses Keimigrasian

Di tengah tingginya jumlah jemaah, pemerintah Saudi juga terus mengoptimalkan layanan berbasis teknologi melalui program Makkah Route Initiative atau Inisiatif Jalur Makkah.

Program ini memungkinkan proses pemeriksaan keimigrasian dilakukan sejak negara asal jemaah, sehingga waktu kedatangan di Arab Saudi menjadi lebih efisien.

Pada musim haji tahun ini, sebanyak 388.694 jemaah tercatat telah merasakan manfaat dari layanan tersebut.

Jemaah Berasal dari 165 Negara, Haji Jadi Simbol Persatuan Dunia Islam

Menariknya, musim haji 2026 menghadirkan jemaah internasional dari 165 negara di berbagai benua.

Keberagaman asal negara tersebut semakin memperlihatkan bahwa ibadah haji bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga simbol persatuan umat Islam dunia dalam satu tujuan spiritual yang sama.

Baca Juga: PNS Sakit Jangan Asal Izin! Salah Prosedur Bisa Berujung Masalah, Ini Aturan Resminya

Dengan jumlah mencapai lebih dari 1,7 juta orang, haji 2026 kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu operasi pelayanan manusia terbesar di dunia yang memadukan sistem transportasi, sumber daya manusia, keamanan, dan teknologi secara terintegrasi demi menjaga kenyamanan jutaan jemaah di Tanah Suci.***

Tags:
Jemaah haji indonesia Internasional haji

Komentar Pengguna