Protein dibutuhkan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Asupan protein yang cukup juga membantu memenuhi kebutuhan asam amino yang digunakan tubuh dalam membentuk berbagai protein, termasuk kolagen.
Telur, ikan, ayam, tahu, tempe, dan kacang-kacangan dapat menjadi pilihan sumber protein. Setiap bahan memiliki komposisi nutrisi yang berbeda sehingga mengombinasikannya dapat membantu memperkaya menu.
Tidak perlu berfokus pada satu jenis makanan tertentu. Yang lebih penting adalah memastikan asupan protein sesuai kebutuhan dan menjadi bagian dari pola makan yang beragam.
Bagi pencinta minuman dan camilan, teh hijau serta cokelat hitam dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang.
Teh hijau mengandung polifenol, termasuk katekin, sedangkan kakao mengandung senyawa flavanol. Keduanya banyak diteliti karena aktivitas antioksidannya.
Meski demikian, bukti mengenai efek langsung makanan tersebut terhadap kerutan masih terus berkembang. Konsumsinya tidak dapat dianggap sebagai pengganti perawatan kulit atau cara instan untuk membuat kulit tampak lebih muda.
Jika memilih cokelat hitam, perhatikan kandungan gula dan ukuran porsinya. Teh hijau tanpa tambahan gula juga bisa menjadi alternatif minuman sehari-hari.
Menjaga kesehatan kulit tidak harus dilakukan dengan membeli makanan mahal atau mengikuti pola makan yang membatasi banyak bahan pangan. Pilihan sederhana seperti mengonsumsi buah, sayuran, protein, dan lemak sehat secara bervariasi sudah dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi.
Selain itu, gunakan tabir surya, hindari merokok, cukup tidur, dan jaga hidrasi tubuh. Kombinasi pola makan seimbang dan kebiasaan perawatan yang tepat lebih masuk akal dibandingkan mengandalkan satu makanan sebagai solusi untuk kerutan.
Ingat, munculnya garis halus merupakan bagian alami dari proses penuaan. Tujuan perawatan kulit bukan menghilangkan seluruh tanda usia, melainkan menjaga kulit tetap sehat dan berfungsi dengan baik.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir