Berita
Hilmi An Naufal

Hari Terakhir! Pelatihan Pendidikan Inklusif Angkatan 6 Kemendikdasmen Tutup Pendaftaran 30 September

Hari Terakhir! Pelatihan Pendidikan Inklusif Angkatan 6 Kemendikdasmen Tutup Pendaftaran 30 September

30 September 2026 | 20:16

Keboncinta.com-- Kesempatan meningkatkan kompetensi masih terbuka bagi para pendidik dan tenaga kependidikan di Indonesia melalui Program Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Dasar Angkatan 6 Tahun 2026.

Rabu, 30 September 2026 menjadi hari terakhir masa pendaftaran untuk angkatan keenam program tersebut.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan membuka program ini bagi pendidik dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari penguatan layanan pendidikan yang dapat mengakomodasi keragaman kebutuhan belajar setiap murid.

Pendidikan inklusif tidak hanya berkaitan dengan menerima peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah umum.

Sekolah juga perlu memastikan mereka memperoleh layanan belajar yang aman, nyaman, adaptif dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Karena itu, kompetensi guru menjadi salah satu unsur yang sangat penting.

Guru perlu memahami bahwa murid di dalam satu kelas dapat memiliki kemampuan, kondisi, karakter dan kebutuhan pembelajaran yang berbeda.

Melalui pelatihan tingkat dasar, peserta diarahkan untuk memperkuat pemahaman mengenai konsep dan paradigma pendidikan inklusif serta cara merespons keragaman peserta didik.

Program tersebut menjadi penting karena jumlah peserta didik penyandang disabilitas yang menempuh pendidikan di sekolah umum cukup besar.

Kemendikdasmen sebelumnya mencatat lebih dari 170 ribu murid penyandang disabilitas berada di sekolah umum.

Kondisi tersebut membuat sekolah membutuhkan tenaga pendidik yang semakin siap dalam menghadirkan pembelajaran yang ramah terhadap semua murid.

Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Arif Jamali sebelumnya juga menekankan bahwa pendidikan inklusif bukan hanya persoalan membuka akses.

Sekolah perlu memastikan proses belajar benar-benar dapat diikuti oleh seluruh peserta didik.

Guru perlu mampu mengidentifikasi kebutuhan murid, menyesuaikan strategi pembelajaran serta menciptakan lingkungan kelas yang tidak mendiskriminasi.

Pelatihan Pendidikan Inklusif Kemendikdasmen pada 2026 dilaksanakan dalam beberapa angkatan.

Untuk Angkatan 6, masa pendaftaran berlangsung pada 23 hingga 30 September 2026.

Peserta yang masuk dalam angkatan ini dijadwalkan mengikuti pelatihan pada Oktober 2026.

Setelah Angkatan 6 selesai, pemerintah juga masih menyiapkan angkatan berikutnya.

Angkatan 7 dijadwalkan membuka pendaftaran pada 23 hingga 31 Oktober dengan pelaksanaan pada November.

Sementara Angkatan 8 direncanakan membuka pendaftaran 23 sampai 30 November dan dilaksanakan pada Desember 2026.

Dengan skema tersebut, pendidik yang belum dapat bergabung pada September masih mempunyai kesempatan pada angkatan berikutnya sesuai ketentuan program.

Pelatihan pendidikan inklusif merupakan bagian dari upaya Kemendikdasmen meningkatkan kesiapan ekosistem sekolah.

Selain kompetensi guru, penyelenggaraan pendidikan inklusif membutuhkan dukungan kepala sekolah, tenaga kependidikan, orang tua dan lingkungan satuan pendidikan.

Kolaborasi menjadi penting karena kebutuhan peserta didik tidak dapat sepenuhnya ditangani oleh satu guru secara sendiri.

Guru dapat bekerja sama dengan tenaga lain untuk menentukan bentuk dukungan yang tepat kepada murid.

Dalam pembelajaran, penyesuaian juga tidak selalu harus berupa perubahan besar.

Guru dapat memulai dengan memperhatikan cara menyampaikan materi, memberikan waktu belajar yang sesuai, menyediakan media yang lebih mudah dipahami serta memberikan kesempatan kepada setiap murid untuk menunjukkan kemampuannya.

Lingkungan kelas yang aman secara psikologis juga menjadi bagian penting dari pendidikan inklusif.

Peserta didik perlu merasa diterima dan tidak mendapatkan perlakuan berbeda yang bersifat merendahkan karena kondisi fisik, kemampuan belajar maupun kebutuhan lainnya.

Karena itulah pendidikan inklusif berhubungan erat dengan budaya sekolah.

Pembelajaran yang baik bukan hanya membuat murid mampu memperoleh nilai akademik, tetapi juga membangun kebiasaan untuk menghargai perbedaan.

Bagi guru dan tenaga kependidikan yang belum melakukan pendaftaran Angkatan 6, kesempatan masih tersedia sampai berakhirnya masa pendaftaran pada 30 September.

Informasi program dan akses pelatihan dapat diperiksa melalui kanal resmi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan serta platform Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen.

Peserta disarankan menggunakan kanal pemerintah sebagai sumber utama agar mendapatkan informasi jadwal dan ketentuan terbaru.

***

Tags:
pendidikan

Komentar Pengguna