Berita
SUWANDI

Dari "Panggung Curhat" hingga Formula WDEP: Cara Unik MAN 1 Cirebon Siapkan Siswa Hadapi Pertemanan dan Masa Depan

Dari "Panggung Curhat" hingga Formula WDEP: Cara Unik MAN 1 Cirebon Siapkan Siswa Hadapi Pertemanan dan Masa Depan

27 September 2026 | 17:12

CIREBON — Suasana Jumat (25/9/2026) di MAN 1 Cirebon mendadak riuh dan dipenuhi gelak tawa. Bukan karena ada pertunjukan seni atau perlombaan, melainkan karena hadirnya "Kelas Bimbingan 2026" yang menggebrak rutinita kelas biasa. 

Kolaborasi ciamik antara Guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berhasil menyulap ruang kelas menjadi wadah penjelajahan diri yang segar dan penuh warna.

Pendekatan yang dihadirkan amat unik karena disesuaikan secara khusus dengan "dosis" kebutuhan tiap jenjang tingkatan kelas:

1. Kelas X: Menguji Kekompakan dan "Panggung Curhat"

Bagi siswa angkatan muda yang masih canggung, es dipatahkan lewat ice breaking permainan rantai angka berdurasi lima menit. Suasana kaku seketika cair sebelum mahasiswa PPL membekali mereka dengan jurus komunikasi asertif dan etika pertemanan sehat.

Menariknya, tersedia pula sesi "Panggung Curhat"—sebuah ruang aman tempat para siswa kelas X secara terbuka membagikan suka duka serta kecanggungan mereka dalam beradaptasi dan mencari teman baru di sekolah.

2. Kelas XI: Buka-Bukaan Pengalaman Alumni

Menghadapi fase rentan jenuh di kelas XI, pendekatan yang dipakai bukan sekadar ceramah teori. Program ini menghadirkan alumni MAN 1 Cirebon angkatan 2023 yang kini mendalami Bimbingan Konseling Islam di UIN Siber Cirebon. Secara jujur dan realistis, sang alumni menceritakan fase "turun mesin" motivasi belajarnya dulu dan bagaimana ia berhasil bangkit kembali setelah menemukan kompas tujuan hidup yang jelas.

3. Kelas XII: Membedah Masa Depan dengan Teknik WDEP

Untuk siswa kelas XII yang berada di ambang kelulusan, mereka diajak membedah potensi diri menggunakan Teori Realitas melalui metode WDEP (Wants, Doing, Evaluation, Planning & Commitment).

Metode ini membantu siswa memetakan keinginan, tindakan, evaluasi, hingga perencanaan karier perguruan tinggi. "Saya menyadari potensi saya kuat di bidang komunikasi dan kepemimpinan. Sekarang saya jadi lebih yakin dan percaya diri," ujar Diandra, salah satu siswi kelas XII.

Sebelum bel pulang berbunyi pada pukul 14.00 WIB, seluruh siswa diajak melakukan refleksi ringkas namun mendalam. Setiap siswa menuliskan satu janji sederhana di atas kertas bertuliskan, "Satu hal baik yang akan aku lakukan mulai besok."

Lewat terobosan Kelas Bimbingan ini, MAN 1 Cirebon dan UIN Siber Cirebon membuktikan bahwa sekolah bukan hanya tempat mengejar angka di lembar rapor, melainkan ruang bertumbuh untuk belajar menyapa teman baru sekaligus menyapa masa depan dengan penuh optimisme. (swd)

Tags:
madrasah hebat Mahasiswa Pelajar SMA

Komentar Pengguna