Gaya Hidup
Rahman Abdullah

Cara Mengatur Gaji agar Tidak Habis Sebelum Akhir Bulan, Kenali Metode 5 Rekening

Cara Mengatur Gaji agar Tidak Habis Sebelum Akhir Bulan, Kenali Metode 5 Rekening

10 Oktober 2026 | 12:41

KebonCinta.com-- Gaji yang baru masuk rekening seharusnya bisa membantu memenuhi kebutuhan selama sebulan. Namun, kenyataannya, tidak sedikit orang yang justru kebingungan karena saldo mulai menipis sebelum tanggal gajian berikutnya tiba.

Salah satu penyebabnya adalah uang untuk berbagai keperluan masih tercampur dalam satu rekening. Dana untuk membayar tagihan, belanja harian, hiburan, hingga tabungan menggunakan saldo yang sama sehingga batas pengeluaran menjadi sulit dipantau.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, ada metode pengelolaan keuangan yang dikenal sebagai High-5 Banking. Strategi ini diperkenalkan oleh pakar keuangan Sahirenys Pierce dengan pendekatan membagi pemasukan ke dalam lima rekening berdasarkan tujuan penggunaannya.

Dengan pembagian yang jelas, seseorang dapat lebih mudah mengontrol pengeluaran, menyiapkan dana darurat, dan merencanakan kebutuhan masa depan. Berikut cara kerja metode High-5 Banking yang bisa diterapkan sesuai kondisi keuangan masing-masing.

Baca Juga: Terjerat Utang Pinjol? Ini 8 Langkah Mengatur Keuangan agar Beban Cicilan Tidak Semakin Berat 

Mengenal metode High-5 Banking untuk mengatur gaji

High-5 Banking merupakan strategi pengelolaan uang dengan memisahkan dana ke dalam lima rekening yang memiliki fungsi berbeda. Tujuannya bukan sekadar memperbanyak rekening, melainkan memastikan setiap bagian penghasilan mempunyai alokasi yang jelas.

Lima rekening tersebut digunakan untuk membayar kewajiban rutin, membiayai gaya hidup, menyiapkan dana darurat, memenuhi target jangka panjang, dan membiayai tujuan jangka pendek.

Penerapannya bisa dimulai setiap kali gaji diterima. Setelah menghitung kebutuhan utama, penghasilan dibagi sesuai anggaran yang telah dibuat.

Persentase pembagian tidak harus sama untuk setiap orang. Besarnya alokasi perlu disesuaikan dengan pendapatan, biaya hidup, tanggungan keluarga, serta kewajiban yang harus dibayar setiap bulan.

1. Rekening khusus untuk tagihan dan kebutuhan pokok

Rekening pertama berfungsi sebagai tempat menyimpan uang untuk pengeluaran yang wajib dipenuhi. Misalnya, biaya tempat tinggal, listrik, air, internet, cicilan, transportasi, dan kebutuhan pokok lainnya.

Memisahkan dana tersebut membantu memastikan kewajiban penting tidak terganggu oleh pengeluaran yang kurang mendesak.

Begitu gaji diterima, hitung terlebih dahulu jumlah uang yang diperlukan untuk memenuhi tagihan dan kebutuhan rutin. Setelah dialokasikan, gunakan dana itu sesuai peruntukannya.

Cara ini juga membantu seseorang mengetahui berapa sisa penghasilan yang benar-benar dapat digunakan untuk kebutuhan lain tanpa mengganggu kewajiban bulanan.

Baca Juga: Gaji Bulanan Cepat Habis, Mengapa Penghasilan Terasa Tak Cukup untuk Kebutuhan Hidup? 

2. Rekening untuk kebutuhan pribadi dan hiburan

Mengatur keuangan bukan berarti harus menghilangkan seluruh pengeluaran untuk bersenang-senang. Rekening kedua justru disiapkan agar kebutuhan gaya hidup tetap dapat dipenuhi dengan batas yang terukur.

Dana ini bisa digunakan untuk makan di luar, menonton film, berbelanja, perawatan diri, atau aktivitas rekreasi lainnya.

Kuncinya adalah menentukan batas pengeluaran sejak awal. Jika dana pada rekening tersebut sudah habis, sebaiknya tunda pengeluaran yang tidak mendesak hingga periode gajian berikutnya.

Dengan cara ini, seseorang tetap bisa menikmati hasil kerja tanpa mengambil uang yang seharusnya digunakan untuk membayar tagihan atau membangun tabungan.

3. Rekening untuk membangun dana darurat

Rekening ketiga memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan keuangan ketika muncul kebutuhan yang tidak direncanakan.

Dana darurat dapat digunakan untuk menghadapi kehilangan pekerjaan, biaya pengobatan yang mendesak, perbaikan kendaraan, atau kerusakan rumah yang membutuhkan penanganan segera.

Sebagai panduan umum, target dana darurat dapat berkisar tiga hingga enam kali pengeluaran bulanan. Jumlah tersebut dapat lebih besar atau lebih kecil sesuai kondisi pekerjaan, jumlah tanggungan, dan tingkat kepastian pendapatan.

Agar dana ini terus bertambah, sisihkan sebagian penghasilan secara rutin meskipun jumlahnya belum besar. Hindari menggunakannya untuk belanja impulsif atau kebutuhan hiburan yang sebenarnya dapat ditunda.

4. Rekening untuk tujuan finansial jangka panjang

Rekening keempat digunakan untuk mengumpulkan uang bagi tujuan yang membutuhkan persiapan lebih lama. Contohnya, menyiapkan uang muka rumah, membiayai pendidikan anak, merencanakan pernikahan, atau mempersiapkan kebutuhan keluarga di masa mendatang.

Memisahkan tabungan berdasarkan tujuan membuat perkembangan keuangan lebih mudah dipantau.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
gaji Keuangan Tips Keuangan

Komentar Pengguna