Untuk tujuan yang masih bertahun-tahun lagi, pertimbangkan pula pilihan penyimpanan atau investasi sesuai jangka waktu, kebutuhan likuiditas, dan toleransi risiko. Jangan memilih produk keuangan hanya karena menawarkan imbal hasil tinggi tanpa memahami risikonya.
Baca Juga: Ramai Isu Gaji PNS Dibayar Lewat Koperasi, Kemenkop Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi
Berbeda dari rekening sebelumnya, rekening kelima digunakan untuk kebutuhan yang akan direalisasikan dalam waktu relatif dekat.
Misalnya, membeli telepon genggam, menyiapkan hadiah, menghadiri konser, merencanakan perjalanan, atau membayar biaya tahunan yang sudah diperkirakan sebelumnya.
Pemisahan ini membantu seseorang menikmati hasil menabung tanpa harus mengambil dana darurat atau mengganggu target jangka panjang.
Agar lebih efektif, tentukan nominal yang dibutuhkan dan waktu pencapaiannya. Dengan begitu, jumlah uang yang perlu disisihkan setiap bulan dapat dihitung secara lebih realistis.
Meski dikenal dengan pembagian lima rekening, High-5 Banking tidak harus diterapkan sekaligus. Orang yang baru mulai mengatur keuangan dapat menggunakan pendekatan bertahap.
Mulailah dengan memisahkan dana untuk kebutuhan wajib, pengeluaran pribadi, dan dana darurat. Setelah pengelolaan keuangan lebih stabil, tambahkan pemisahan untuk target jangka pendek dan jangka panjang.
Jika biaya administrasi rekening menjadi pertimbangan, gunakan rekening yang sudah dimiliki atau fitur kantong tabungan terpisah pada layanan keuangan yang tersedia. Pastikan biaya dan ketentuannya dipahami sebelum digunakan.
Hal terpenting bukanlah jumlah rekening, melainkan konsistensi dalam membagi uang sesuai anggaran dan tidak menggunakan dana untuk tujuan lain tanpa pertimbangan.
Metode High-5 Banking dapat menjadi pilihan bagi orang yang ingin mengetahui ke mana penghasilannya digunakan setiap bulan. Pembagian dana yang jelas membantu membatasi pengeluaran, mempersiapkan kebutuhan tak terduga, dan menjaga target tabungan tetap berjalan.
Baca Juga: Diskriminasi di Tempat Kerja, Yuk Kenali Hak Pekerja dalam Rekrutmen, Gaji, dan Promosi Jabatan
Namun, metode ini bukan solusi instan. Hasilnya tetap bergantung pada kesesuaian anggaran dengan kemampuan finansial serta kebiasaan mengikuti rencana yang sudah dibuat.
Dengan pengelolaan yang lebih terarah, gaji tidak lagi sekadar masuk dan keluar dari rekening tanpa perencanaan. Setiap bagian penghasilan memiliki tujuan sehingga keuangan bulanan lebih mudah dikendalikan.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir