Beasiswa
Hilmi An Naufal

Bridging Course Dosen 2026 Dibuka hingga 6 November, Khusus Alumni PKBI atau Talent Scouting

Bridging Course Dosen 2026 Dibuka hingga 6 November, Khusus Alumni PKBI atau Talent Scouting

29 Oktober 2026 | 17:52

KebonCinta.com — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi membuka pendaftaran Bridging Course 2026 untuk membantu dosen mempersiapkan studi doktor di luar negeri. Kesempatan ini ditujukan kepada alumni Program Peningkatan Kualitas Bahasa Inggris atau PKBI maupun Talent Scouting, dengan batas pendaftaran 6 November 2026.

Pengumuman yang diterbitkan pada 27 Oktober 2026 menjelaskan bahwa program ini berupa persiapan non-gelar. Kegiatannya diarahkan untuk memperkuat kemampuan akademik dan kesiapan melamar studi, sehingga peserta perlu membedakannya dari beasiswa pembiayaan penuh pendidikan doktor.

PELATIHAN LURING DI YOGYAKARTA

Baca Juga: Pesantren Kecil di Daerah Terpencil Butuh Perhatian Khusus, Ini Kendala yang Disorot Kemenag 

Bridging Course direncanakan berlangsung secara luring selama satu minggu di Universitas Negeri Yogyakarta pada Desember 2026. Tanggal pelaksanaan terperinci belum dicantumkan dalam pengumuman penawaran.

Materi persiapan mencakup bahasa Inggris akademik, penyusunan proposal penelitian, keterampilan riset, dan dokumen aplikasi. Peserta juga akan diperkuat dalam menjalin komunikasi dengan calon promotor atau perguruan tinggi tujuan untuk mengupayakan penerimaan studi.

SIAPA YANG DAPAT MENDAFTAR?

Pendaftar merupakan dosen tetap di bawah Kemdiktisaintek yang memiliki NUPTK dan terdaftar dalam SISTER. Usia maksimal ditetapkan 43 tahun per 31 Desember 2026, telah menyelesaikan pendidikan magister, serta belum bergelar doktor dan tidak sedang mengikuti studi doktor.

Kemampuan bahasa Inggris dibuktikan dengan sertifikat yang masih berlaku, maksimal berusia dua tahun. Ambang nilainya adalah TOEFL ITP 560, TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5; terdapat pengecualian bagi lulusan magister luar negeri dengan bahasa pengantar Inggris.

BERKAS YANG PERLU DISIAPKAN

Dokumen pendaftaran meliputi izin instansi, personal statement berbahasa Inggris, proposal penelitian doktor berbahasa Inggris, surat pernyataan pendaftar, dan surat sehat dari rumah sakit pemerintah. Lulusan magister luar negeri juga perlu menyiapkan surat keputusan penyetaraan ijazah.

Personal statement dibatasi maksimal 500 kata, sedangkan proposal penelitian sekitar 1.500–2.000 kata. Keduanya perlu disusun mengikuti format dalam lampiran penawaran, bukan sekadar mengunggah dokumen lama tanpa penyesuaian.

CARA MENDAFTAR SEBELUM TENGGAT

Pendaftaran dilakukan melalui https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id dengan memilih menu beasiswa Bridging Course. Calon peserta sebaiknya terlebih dahulu mencocokkan status keikutsertaan PKBI atau Talent Scouting, persyaratan administratif, dan kelengkapan dokumen sebelum mengirim aplikasi.

Untuk memudahkan pemeriksaan, susun daftar berkas dan tandai dokumen yang masih memerlukan pengesahan kampus. Proposal, rencana studi, dan personal statement juga sebaiknya menunjukkan arah penelitian yang saling berkaitan agar tujuan mengikuti program dapat dijelaskan secara utuh.

Pertanyaan mengenai penawaran dapat disampaikan melalui bln.dikti@kemdiktisaintek.go.id. Pendaftar perlu memantau informasi lanjutan setelah mengirim aplikasi karena pendaftaran tidak dengan sendirinya menetapkan seseorang sebagai peserta program.

Tags:
Bridging Course 2026 beasiswa dosen PKBI Talent Scouting Kemdiktisaintek studi doktor Universitas Negeri Yogyakarta

Komentar Pengguna