Beasiswa
Hilmi An Naufal

Bridging Course 2026 Dibuka hingga 6 November, Ini Syarat dan Cara Daftar Program Persiapan S3 Luar Negeri

Bridging Course 2026 Dibuka hingga 6 November, Ini Syarat dan Cara Daftar Program Persiapan S3 Luar Negeri

30 Oktober 2026 | 11:34

KebonCinta.com — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali membuka kesempatan bagi dosen perguruan tinggi Indonesia untuk meningkatkan kesiapan melanjutkan pendidikan doktor di luar negeri melalui Program Bridging Course 2026. Pendaftaran program ini dibuka hingga 6 November 2026.

Pengumuman tersebut diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada 27 Oktober 2026 dan ditujukan kepada pimpinan perguruan tinggi negeri serta Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I sampai XVII.

Program Bridging Course merupakan pendidikan non-gelar yang dirancang untuk mempersiapkan dosen menghadapi proses pendaftaran studi doktor di perguruan tinggi luar negeri. Kegiatan ini berfokus pada kesiapan akademik, kemampuan penelitian, serta penguasaan keterampilan yang diperlukan untuk memperoleh penerimaan dari universitas tujuan.

SIAPA YANG BISA MENDAFTAR?

Baca Juga: Sudah Tidur Berjam-jam tapi Masih Lemas saat Bangun? Ini 5 Kebiasaan yang Bisa Jadi Penyebabnya 

Berdasarkan pengumuman resmi Kemdiktisaintek, kesempatan ini ditujukan kepada alumni Program Peningkatan Kualitas Bahasa Inggris (PKBI) dan Talent Scouting yang memenuhi ketentuan program. Dengan demikian, pendaftaran tidak terbuka secara umum bagi seluruh dosen.

Calon peserta perlu memastikan status keikutsertaan dalam program sebelumnya dan mencocokkan persyaratan dengan lampiran pengumuman resmi. Pemeriksaan ini penting sebelum melakukan pengisian formulir pendaftaran.

MATERI YANG AKAN DIPELAJARI

Peserta akan mendapatkan penguatan bahasa Inggris akademik, keterampilan penelitian, serta pendampingan dalam penyusunan proposal riset. Materi tersebut berkaitan langsung dengan persiapan studi doktor dan proses seleksi akademik di luar negeri.

Program ini juga mencakup penyiapan dokumen aplikasi studi dan keterampilan berkomunikasi dengan calon dosen pembimbing maupun perguruan tinggi tujuan. Salah satu hasil yang diharapkan adalah meningkatnya kesiapan peserta memperoleh Letter of Acceptance (LoA).

JADWAL DAN LOKASI PELAKSANAAN

Kemdiktisaintek menjadwalkan Bridging Course 2026 secara tatap muka selama satu minggu di Universitas Negeri Yogyakarta pada Desember 2026. Pengumuman yang tersedia belum mencantumkan tanggal terperinci pelaksanaan kegiatan dalam informasi utamanya.

Batas akhir pendaftaran ditetapkan pada Jumat, 6 November 2026. Peserta disarankan menyelesaikan seluruh persyaratan sebelum batas waktu tersebut agar memiliki kesempatan memeriksa kembali kelengkapan dokumen.

CARA MENDAFTAR BRIDGING COURSE 2026

Pendaftaran dilaksanakan secara daring melalui portal resmi https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id. Calon peserta dapat mengakses portal tersebut dan memilih menu beasiswa Bridging Course.

Setelah masuk ke halaman pendaftaran, pelamar perlu mengikuti petunjuk sistem dan menyiapkan dokumen sesuai persyaratan resmi. Kemdiktisaintek juga menyediakan format surat izin yang dapat diakses melalui pengumuman program.

KONTAK INFORMASI RESMI

Dosen yang membutuhkan penjelasan mengenai program dapat menghubungi administrator beasiswa luar negeri Direktorat Sumber Daya melalui alamat email bln.dikti@kemdiktisaintek.go.id.

Program ini menjadi salah satu jalur persiapan akademik bagi dosen yang telah mengikuti pelatihan pendahuluan dan berencana melanjutkan pendidikan doktor. Namun, keikutsertaan dalam Bridging Course tidak sama dengan jaminan memperoleh beasiswa ataupun penerimaan studi S3 di luar negeri.

Tags:
Bridging Course 2026 beasiswa dosen S3 luar negeri Kemdiktisaintek persyaratan Bridging Course pendaftaran dosen studi doktor.

Komentar Pengguna