Kesehatan
SUWANDI

Bahaya Konsumsi Garam Berlebih bagi Penyintas Hipertensi

Bahaya Konsumsi Garam Berlebih bagi Penyintas Hipertensi

20 Juli 2026 | 10:25

Keboncinta.com - Seseorang dikategorikan mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi apabila hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan angka di atas 140/90 mmHg saat beristirahat.

Penegakan diagnosis ini tidak bisa hanya didasarkan pada satu kali pemeriksaan, melainkan memerlukan pengecekan berkala guna mengantisipasi fenomena white coat hypertension, yaitu lonjakan tekanan darah yang terjadi akibat kondisi kecemasan saat bertemu dengan dokter.

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dr. Ade Meidian Ambari, Sp.JP(K), Ph.D, FIHA, FAsCC, FJCS, menjelaskan bahwa batasan konsumsi garam bagi individu yang sehat adalah sebanyak lima gram atau setara satu sendok teh per hari.

Bagi penderita hipertensi, porsi tersebut harus dikurangi hingga sepertiga atau setengahnya. Pasalnya, kandungan natrium di dalam garam, produk makanan cepat saji, makanan olahan, mie instan, maupun ikan asin berpotensi menahan cairan di dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan volume darah serta memicu kenaikan tekanan darah.

Penanganan hipertensi mewajibkan kombinasi antara perbaikan gaya hidup dan konsumsi obat secara teratur sesuai petunjuk dokter.

Menghentikan konsumsi obat secara sepihak sangat berbahaya karena dapat memicu efek rebound atau lonjakan tekanan darah mendadak yang berisiko menyebabkan serangan jantung, gagal jantung, hingga stroke akibat pecahnya pembuluh darah.

Selain penyesuaian pola makan dan konsumsi obat, olahraga teratur juga sangat dianjurkan untuk membantu menurunkan tekanan darah, dengan catatan pasien yang memiliki tekanan darah sangat tinggi wajib mengonsumsi obat terlebih dahulu sebelum memulai aktivitas fisik.

Penyebab hipertensi dipengaruhi oleh kombinasi faktor genetik dan gaya hidup seperti pola makan tinggi natrium, konsumsi lemak jenuh, serta kebiasaan merokok yang mengganggu elastisitas pembuluh darah.

Di sisi lain, mengonsumsi kopi hitam tanpa gula sebanyak satu hingga dua cangkir sehari masih diperbolehkan dan aman bagi kesehatan jantung selama tidak ada keluhan gangguan pencernaan.

Mengingat sebagian besar penderita hipertensi tidak merasakan gejala awal yang khas, dr. Ade Meidian Ambari mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan medical check-up guna mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini. (swd)

Tags:
Kesehatan Tubuh Sehat Edukasi Kesehatan

Komentar Pengguna