Parenting
M. Panji Maulana

Anak Mulai Pubertas? Ini Hal yang Perlu Dijelaskan Orang Tua kepada Anak Laki-Laki dan Perempuan

Anak Mulai Pubertas? Ini Hal yang Perlu Dijelaskan Orang Tua kepada Anak Laki-Laki dan Perempuan

08 November 2026 | 11:21

KebonCinta.com – Memasuki masa pubertas merupakan salah satu tahap penting dalam perkembangan anak menuju dewasa. Pada periode ini, anak mulai mengalami perubahan fisik, emosional, dan psikologis yang terkadang membuat mereka bingung atau merasa tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya sendiri.

Anak perempuan mungkin mulai mengalami pertumbuhan payudara, perubahan bentuk tubuh, munculnya jerawat, hingga menstruasi pertama. Sementara itu, anak laki-laki mulai mengalami perubahan suara, pertumbuhan rambut di beberapa bagian tubuh, pembesaran organ reproduksi, hingga mimpi basah.

Perubahan tersebut merupakan bagian dari proses biologis yang normal. Namun, tidak semua anak mengalaminya pada usia dan waktu yang sama. Ada yang mulai mengalami pubertas lebih awal, sementara sebagian lainnya berkembang lebih lambat.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan bahwa pubertas pada anak perempuan umumnya dimulai pada usia 8–13 tahun, sedangkan pada anak laki-laki sekitar 9–14 tahun.

Selain perubahan fisik, anak juga mulai mengalami perubahan suasana hati, kebutuhan privasi, ketertarikan terhadap hubungan sosial, serta keinginan untuk lebih mandiri.

Dalam kondisi tersebut, peran orang tua menjadi sangat penting. Anak membutuhkan informasi yang benar mengenai perubahan tubuhnya agar tidak merasa takut, malu, atau memperoleh pemahaman yang keliru dari lingkungan maupun internet.

Lantas, apa saja tanda pubertas pada anak laki-laki dan perempuan? Bagaimana orang tua menjelaskan menstruasi pertama, mimpi basah, dan perubahan emosi? Berikut panduan yang dapat diterapkan dalam mendampingi anak memasuki masa pubertas.

Apa Itu Pubertas dan Kapan Anak Mulai Mengalaminya?

Pubertas merupakan proses perkembangan biologis ketika tubuh anak mulai mengalami pematangan seksual dan perubahan fisik menuju kedewasaan.

Proses ini dipengaruhi oleh perubahan hormon yang mengaktifkan sistem reproduksi dan memicu perkembangan karakteristik seksual sekunder.

Menurut IDAI, rentang usia awal pubertas umumnya berbeda antara anak perempuan dan laki-laki.

Jenis KelaminRentang Awal Pubertas
Perempuan8–13 tahun
Laki-laki9–14 tahun

Perbedaan waktu tersebut merupakan hal yang normal. Anak perempuan umumnya memulai pubertas lebih dahulu dibandingkan anak laki-laki.

Namun, usia tersebut bukan jadwal yang harus dipenuhi secara persis oleh setiap anak. Faktor genetik, nutrisi, kondisi kesehatan, dan faktor biologis lainnya dapat memengaruhi waktu dimulainya pubertas.

Pubertas juga tidak terjadi sekaligus. Perubahan berlangsung secara bertahap selama beberapa tahun, mulai dari tanda fisik awal hingga kematangan reproduksi.

Karena itu, orang tua perlu memperhatikan urutan perkembangan, bukan hanya satu tanda tertentu seperti tumbuhnya rambut, perubahan suara, atau menstruasi.

Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Perempuan

Pubertas pada anak perempuan umumnya dimulai lebih awal dibandingkan anak laki-laki. Perubahan pertama biasanya ditandai dengan mulai berkembangnya payudara.

Berikut beberapa perubahan yang perlu diketahui orang tua.

1. Payudara Mulai Tumbuh

Pertumbuhan payudara atau breast budding merupakan salah satu tanda awal pubertas pada anak perempuan.

Pada tahap awal, area di bawah puting dapat terasa sedikit menonjol dan terkadang sensitif ketika tersentuh.

Sebagian anak mungkin merasakan nyeri ringan atau tidak nyaman ketika mengenakan pakaian tertentu.

Perkembangan tersebut merupakan bagian normal dari perubahan hormonal selama pubertas.

Orang tua sebaiknya menjelaskan bahwa perubahan bentuk tubuh merupakan proses alami dan tidak perlu membuat anak merasa malu.

2. Muncul Rambut di Ketiak dan Area Kemaluan

Seiring perkembangan pubertas, rambut mulai tumbuh di area ketiak dan kemaluan.

Pertumbuhan rambut tersebut berkaitan dengan peningkatan aktivitas hormon androgen selama masa perkembangan.

Anak juga perlu mulai memahami cara menjaga kebersihan tubuh, termasuk membersihkan area ketiak dan organ intim dengan benar.

3. Bentuk Tubuh Mulai Berubah

Anak perempuan dapat mengalami perubahan distribusi lemak tubuh, termasuk perkembangan pinggul dan perubahan bentuk tubuh.

Selain itu, pertumbuhan tinggi badan biasanya berlangsung lebih cepat selama periode awal hingga pertengahan pubertas.

Perubahan tersebut merupakan bagian dari proses pertumbuhan dan tidak perlu dijadikan alasan untuk membandingkan bentuk tubuh anak dengan teman sebayanya.

4. Mulai Mengalami Keputihan Fisiologis

Menjelang menstruasi pertama, sebagian anak perempuan dapat mengalami keluarnya cairan dari vagina.

Cairan tersebut umumnya berwarna bening atau putih, tidak berbau menyengat, dan tidak disertai rasa gatal atau nyeri.

Keputihan fisiologis dapat menjadi salah satu tanda bahwa tubuh sedang mengalami perubahan hormonal menjelang menstruasi.

Namun, jika cairan disertai bau tidak sedap, gatal, nyeri, atau perubahan warna yang tidak biasa, anak perlu diperiksa oleh tenaga kesehatan.

5. Mengalami Menstruasi Pertama

Menstruasi pertama disebut menarke atau menarche.

Peristiwa ini menandakan bahwa sistem reproduksi anak perempuan telah mengalami perkembangan lebih lanjut selama pubertas.

Menstruasi pertama umumnya terjadi setelah beberapa tahap perkembangan sebelumnya, terutama pertumbuhan payudara.

Pada masa awal menstruasi, siklus dapat belum teratur karena sistem hormonal masih mengalami penyesuaian.

Anak perlu memahami bahwa menstruasi merupakan proses biologis yang normal, bukan penyakit atau sesuatu yang memalukan.

Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-Laki

Perubahan pubertas pada anak laki-laki umumnya dimulai lebih lambat dibandingkan anak perempuan.

Tanda awalnya juga berbeda. Menurut IDAI, tanda awal pubertas laki-laki adalah pembesaran volume testis, bukan tumbuhnya kumis, perubahan suara, atau mimpi basah.

Berikut beberapa perubahan yang perlu diketahui orang tua.

1. Testis dan Penis Mulai Berkembang

Pembesaran testis merupakan tanda awal pubertas pada anak laki-laki.

Selanjutnya, penis juga mengalami perkembangan ukuran dan bentuk sebagai bagian dari pematangan sistem reproduksi.

Perubahan ini berlangsung secara bertahap dan kecepatannya berbeda pada setiap anak.

Orang tua perlu memberikan pemahaman mengenai perkembangan tubuh dengan bahasa yang sopan dan sesuai usia.

2. Mulai Tumbuh Rambut di Area Tubuh Tertentu

Rambut mulai tumbuh di sekitar kemaluan dan ketiak.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 4
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Parenting pubertas anak pendidikan reproduksi menstruasi pertama mimpi basah Kesehatan remaja Perkembangan Anak

Komentar Pengguna