KEBONCINTA.COM — Minat pelajar Indonesia terhadap penelitian meningkat. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat 39.300 murid mendaftar Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia atau OPSI 2026, dibandingkan 26.723 murid pada tahun sebelumnya.
Data tersebut disampaikan dalam keterangan resmi kementerian pada 26 September 2026. Sementara itu, rangkaian final nasional berlangsung pada 24–30 September 2026 di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Tangerang Selatan.
Sebanyak 125 tim yang beranggotakan 250 murid mengikuti tahap nasional. Mereka berasal dari 24 provinsi serta Sekolah Indonesia Luar Negeri di Malaysia. Peserta terdiri atas 60 tim jenjang SMP sederajat dan 65 tim jenjang SMA sederajat.
Dalam kompetisi ini, peserta tidak hanya memajang hasil penelitian. Mereka juga mengikuti presentasi, wawancara, dan Research Idea Challenge. Tahapan tersebut menguji kemampuan memahami masalah, menjelaskan temuan, serta menyusun gagasan penelitian dengan metode yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pada sesi presentasi dan wawancara, peserta harus menunjukkan penguasaan terhadap penelitian yang dikerjakan. Penilaian juga memperhatikan sikap dan karakter. Adapun tantangan gagasan penelitian menguji kemampuan merumuskan persoalan serta merancang pembuktian yang terukur.
Berdasarkan jadwal yang dipublikasikan, Senin, 28 September 2026, dialokasikan untuk kegiatan Bina Talenta Indonesia Kolaboratif. Penutupan dijadwalkan pada 29 September, kemudian peserta kembali ke daerah masing-masing pada 30 September.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, ketika membuka kegiatan pada 25 September, menekankan pentingnya pembinaan setelah kompetisi berakhir. Prestasi penelitian diharapkan menjadi awal bagi pelajar untuk terus mengembangkan kemampuan.
Bagi sekolah dan guru pendamping, pelaksanaan OPSI menjadi kesempatan memperkuat kebiasaan belajar melalui pengamatan, pengumpulan data, dan penyusunan kesimpulan. Karya yang ditampilkan juga memperlihatkan bagaimana pengetahuan di kelas dapat digunakan untuk memahami persoalan sehari-hari.
Peserta dan pendamping perlu mengikuti informasi resmi penyelenggara hingga seluruh rangkaian selesai. Jadwal penutupan tidak boleh disamakan dengan pengumuman hasil sebelum keputusan resmi diterbitkan.