Selain protein dan kalsium, yogurt dapat mengandung fosfor, kalium, serta vitamin B12. Zat gizi tersebut berperan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk metabolisme energi, fungsi saraf, dan pemeliharaan jaringan.
Kandungan setiap produk dapat berbeda, sehingga membaca tabel informasi nilai gizi menjadi langkah yang bermanfaat sebelum membeli.
Yogurt juga mudah dipadukan dengan berbagai makanan. Produk ini bisa digunakan sebagai campuran smoothie, pendamping buah, atau alternatif saus dalam beberapa jenis hidangan.
Dengan variasi penyajian tersebut, yogurt dapat membantu menambah pilihan makanan bergizi dalam menu sehari-hari.
Walaupun memiliki sejumlah manfaat, tidak semua produk yogurt memiliki komposisi yang sama. Beberapa produk mengandung tambahan gula dalam jumlah cukup tinggi, terutama yogurt dengan rasa buah atau topping manis.
Agar pilihan lebih sesuai dengan kebutuhan, perhatikan beberapa hal berikut.
Pilih yogurt tanpa tambahan gula jika memungkinkan. Yogurt tawar memberi keleluasaan untuk menambahkan rasa manis dari buah segar sesuai selera.
Periksa kandungan protein dan kalsium. Bandingkan informasi nilai gizi untuk mengetahui produk yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Perhatikan keterangan bakteri hidup. Jika mencari yogurt untuk memperoleh manfaat dari kultur hidup, periksa keterangan pada label karena kandungan mikroorganisme dapat berbeda antarproduk.
Simpan sesuai petunjuk kemasan. Yogurt yang membutuhkan penyimpanan dingin harus disimpan pada suhu yang dianjurkan agar kualitas dan keamanannya terjaga.
Sebagian besar orang dapat menikmati yogurt sebagai bagian dari pola makan seimbang. Namun, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian khusus.
Orang dengan intoleransi laktosa mungkin lebih mudah menerima yogurt dibandingkan susu biasa karena proses fermentasi membantu menguraikan sebagian laktosa. Akan tetapi, toleransi setiap orang berbeda dan yogurt tetap dapat mengandung laktosa.
Bagi orang yang memiliki alergi protein susu, yogurt berbahan dasar susu sapi tetap perlu dihindari kecuali mendapat arahan khusus dari tenaga kesehatan. Produk yogurt nabati juga perlu diperiksa kandungan gizi dan bahan tambahannya.
Jika yogurt menimbulkan keluhan berulang, seperti kembung berat, diare, atau reaksi alergi, hentikan konsumsinya dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan sesuai kebutuhan.
Baca Juga: Mengalami Burnout di Tempat Kerja? Ini 8 Cara Memulihkan Energi dan Kembali Produktif
Yogurt merupakan makanan olahan susu yang dapat memberikan protein, kalsium, serta sejumlah vitamin dan mineral. Produk yang mengandung kultur hidup tertentu juga berpotensi mendukung kesehatan pencernaan.
Untuk memperoleh manfaatnya, pilih yogurt sesuai kebutuhan, perhatikan kandungan gula dan zat gizi, serta kombinasikan dengan makanan sehat lainnya.
Tidak perlu mengonsumsi yogurt secara berlebihan untuk mendapatkan manfaatnya. Porsi yang sesuai, variasi makanan, aktivitas fisik, dan pola hidup sehat tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan tubuh.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir