Keboncinta.com — Sholat sunnah qabliyah Dzuhur merupakan salah satu ibadah sunnah rawatib yang sangat dianjurkan dalam Islam. Selain menjadi amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sholat ini juga memiliki sejumlah keutamaan bagi muslim yang berusaha menjaganya secara istiqamah.
Dalam Riyadhus Shalihin, khususnya Kitab Al-Fadhail, Imam Nawawi menjelaskan sejumlah keutamaan amalan sunnah. Salah satunya berkaitan dengan kebiasaan Rasulullah SAW melaksanakan sholat sunnah sebelum Dzuhur.
Riwayat dari Aisyah RA menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW senantiasa mengerjakan empat rakaat sebelum Dzuhur di rumahnya. Keterangan ini menjadi salah satu dasar anjuran untuk menjaga sholat sunnah qabliyah Dzuhur.
H. Sayuti dalam Tuntunan Shalat Rawatib juga menjelaskan kedudukan sholat rawatib sebagai amalan sunnah yang memiliki peran penting dalam ibadah seorang muslim. Sementara itu, Risalah Tuntunan Shalat Lengkap karya Drs. Moh. Rifai membahas sholat sunnah sebagai bagian dari upaya menyempurnakan ibadah.
Berikut lima keutamaan sholat sunnah sebelum Dzuhur yang perlu diketahui.
Salah satu keutamaan menjaga sholat sunnah rawatib adalah memperoleh janji rumah di surga. Dalam hadis yang diriwayatkan Ummu Habibah RA, Rasulullah SAW menyampaikan keutamaan orang yang mengerjakan dua belas rakaat sholat sunnah dalam sehari semalam.
Amalan tersebut mencakup empat rakaat sebelum Dzuhur, dua rakaat setelah Dzuhur, dua rakaat setelah Magrib, dua rakaat setelah Isya, dan dua rakaat sebelum Subuh.
Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa mengerjakan shalat dua belas rakaat secara sehari semalam, maka akan dibangunkan rumah untuknya di dalam surga, yaitu empat rakaat sebelum shalat Zhuhur dan dua rakaat sesudah shalat Zhuhur..." (HR. Tirmidzi, no. 380).
Hadis tersebut menunjukkan bahwa sholat sunnah sebelum Dzuhur menjadi bagian dari amalan rawatib yang memiliki keutamaan besar. Dengan menjaga ibadah ini, seorang muslim berusaha meraih pahala dan janji kebaikan dari Allah SWT.
Baca Juga: Terpaksa Batal karena Tamu atau Jamuan Makan? Ketentuan Hukum Membatalkan Puasa Sunnah
Keutamaan lainnya adalah janji perlindungan dari api neraka bagi orang yang menjaga empat rakaat sebelum Dzuhur dan empat rakaat sesudahnya.
Rasulullah SAW bersabda:
"Siapa orang yang menjaga empat rakaat sebelum Zuhur dan empat rakaat setelahnya, maka Allah haramkan ia masuk neraka." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).
Hadis ini memberikan gambaran mengenai besarnya keutamaan sholat sunnah rawatib yang dikerjakan secara konsisten.
Meski demikian, umat Islam tetap perlu memahami hadis sesuai konteksnya. Menjaga sholat sunnah merupakan bagian dari ketaatan kepada Allah SWT, yang harus disertai dengan menjalankan kewajiban lain dan menjauhi larangan-Nya.
Sholat sunnah rawatib juga memiliki fungsi penting dalam menyempurnakan ibadah sholat wajib. Dalam sejumlah hadis dijelaskan bahwa amalan sholat akan diperiksa pada hari kiamat.
Apabila sholat fardhu seseorang memiliki kekurangan, amalan sholat sunnah dapat menjadi bagian dari penyempurnaannya sesuai ketentuan Allah SWT.
Karena itu, sholat qabliyah dan ba'diyah tidak sekadar menjadi ibadah tambahan. Amalan tersebut juga menjadi kesempatan bagi seorang muslim untuk memperbanyak ketaatan dan memperbaiki kualitas ibadah hariannya.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir