KebonCinta.com - Sudah mengurangi porsi makan dan rutin berolahraga, tetapi angka timbangan tidak juga bergerak? Kondisi ini cukup sering dialami seseorang yang sedang menjalani program penurunan berat badan.
Dalam dunia kesehatan, kondisi tersebut dikenal sebagai weight loss plateau, yaitu fase ketika penurunan berat badan melambat atau berhenti untuk sementara waktu.
Meski dapat membuat seseorang merasa frustrasi, berat badan yang stagnan tidak selalu menunjukkan bahwa program diet telah gagal.
Baca Juga: Kandungan Cokelat Putih dan Nilai Gizinya, Apakah Baik untuk Kesehatan?
Ketika berat badan berkurang, kebutuhan energi tubuh juga dapat mengalami perubahan.
Tubuh dengan berat yang lebih rendah umumnya membutuhkan energi lebih sedikit untuk menjalankan aktivitas dibandingkan sebelumnya.
Akibatnya, pola makan yang awalnya menghasilkan defisit kalori mungkin tidak lagi memberikan selisih energi sebesar sebelumnya.
Selain itu, tubuh dapat mengalami penyesuaian pengeluaran energi selama proses penurunan berat badan.
Kondisi tersebut membuat laju penurunan berat badan tidak selalu berlangsung secara konsisten.
Baca Juga: Kandungan Cokelat Putih dan Nilai Gizinya, Apakah Baik untuk Kesehatan?
Berat badan juga dapat dipengaruhi perubahan cairan tubuh, asupan garam, isi saluran pencernaan, dan faktor hormonal.
Karena itu, timbangan yang tidak berubah selama beberapa hari belum tentu menandakan terjadinya plateau.
Penilaian sebaiknya dilakukan berdasarkan tren berat badan selama beberapa minggu dengan cara pengukuran yang konsisten.
Langkah pertama adalah mengevaluasi kembali pola makan, aktivitas fisik, dan perubahan berat badan yang telah terjadi.
Hindari langsung mengurangi makanan secara ekstrem karena tubuh tetap membutuhkan energi dan zat gizi yang cukup.
Aktivitas fisik juga dapat disesuaikan secara bertahap dengan kemampuan tubuh.
Apabila berat badan stagnan dalam waktu lama atau disertai keluhan kesehatan, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi dapat membantu menentukan langkah yang tepat.
Baca Juga: Manfaat Wortel untuk Kesehatan Mata, Ini Kandungan Nutrisi dan Cara Mengonsumsinya
Dengan memahami penyebabnya, fase berat badan stagnan dapat dihadapi melalui penyesuaian kebiasaan yang realistis dan berkelanjutan.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir