KebonCinta.com - Membaca buku pelajaran atau catatan secara berulang merupakan kebiasaan yang sering dilakukan menjelang ujian.
Namun, tidak sedikit pelajar yang tetap kesulitan mengingat materi meskipun sudah membacanya berkali-kali.
Salah satu penyebabnya adalah penggunaan metode belajar yang lebih menekankan pengenalan informasi dibandingkan kemampuan mengingat dan menerapkannya.
Untuk mengatasi masalah tersebut, pelajar dapat mencoba teknik belajar aktif yang melibatkan proses berpikir secara langsung.
Baca Juga: Anak Sulit Belajar Bukan Berarti Tidak Pintar, Kenali 2 Penyebab Utamanya
Active recall merupakan teknik belajar dengan mencoba mengingat kembali informasi tanpa langsung melihat sumber materi.
Misalnya, setelah membaca satu bab, tutup buku dan tuliskan poin penting yang masih diingat.
Kemudian, cocokkan jawaban dengan materi asli untuk mengetahui bagian yang perlu dipelajari kembali.
Teknik ini dilakukan dengan mengulang materi dalam beberapa sesi yang diberi jarak waktu.
Sebagai contoh, materi yang dipelajari hari ini dapat ditinjau kembali beberapa hari kemudian.
Pengulangan berkala dapat membantu memperkuat ingatan dibandingkan mempelajari seluruh materi hanya dalam satu sesi panjang.
Baca Juga: Suka Mendengarkan Penjelasan daripada Membaca? Kenali Cara Belajar Auditori dan Tips Menerapkannya!
Setelah memahami sebuah konsep, cobalah menjelaskannya menggunakan kalimat sederhana.
Bayangkan sedang menerangkan materi tersebut kepada teman yang belum pernah mempelajarinya.
Jika masih kesulitan menjelaskan bagian tertentu, hal tersebut dapat menjadi petunjuk bahwa pemahaman perlu diperkuat.
Latihan soal membantu menguji kemampuan menerapkan pengetahuan.
Selain itu, hasil latihan dapat menunjukkan jenis kesalahan yang sering dilakukan.
Gunakan kesalahan tersebut sebagai bahan evaluasi, bukan sekadar menghitung jumlah jawaban benar.
Baca Juga: Motivasi Belajar yang Benar Bukan Sekadar Semangat, Kenali 6 Perbedaannya
Daripada hanya menandai kalimat penting, cobalah mengubah informasi menjadi pertanyaan.
Misalnya, setelah mempelajari fotosintesis, buat pertanyaan mengenai faktor yang memengaruhi proses tersebut.
Selanjutnya, jawab pertanyaan tanpa melihat catatan.
Teknik belajar aktif mendorong seseorang untuk mengambil kembali informasi dari ingatan, menghubungkan konsep, dan memeriksa pemahaman.
Meskipun membutuhkan usaha lebih besar dibandingkan membaca ulang, metode seperti latihan mengingat dan pengulangan berkala memiliki dukungan penelitian dalam pembelajaran.
Baca Juga: Anak Sulit Fokus Belajar? Kenali Penyebab dan 10 Cara Membantu Konsentrasinya
Dengan menerapkan teknik yang sesuai, pelajar dapat meningkatkan kualitas belajar tanpa hanya bergantung pada lamanya waktu membaca materi.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir