Keboncinta.com-- Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk siswa SMA dan sederajat akan berlangsung dalam beberapa tahapan. Peserta perlu memahami rangkaian kegiatannya karena pelaksanaan ujian utama terbagi dalam empat hari dengan mata pelajaran, durasi, dan agenda yang berbeda.
Selama rangkaian tersebut, siswa tidak hanya mengerjakan soal akademik. Terdapat pula kegiatan lain yang menjadi bagian dari pelaksanaan Asesmen Nasional (AN), yakni Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar.
Mengetahui pembagian sesi sejak awal dapat membantu siswa menyiapkan diri sekaligus mengatur waktu ketika mengikuti ujian. Peserta juga perlu memahami bahwa setiap hari memiliki agenda yang berbeda sehingga tidak seluruh waktu digunakan untuk mengerjakan soal TKA.
Berikut rincian jadwal dan agenda TKA 2026 SMA sederajat yang perlu diketahui peserta.
Baca Juga: RUU Perampasan Aset dari Kacamata Anak Hukum: Efektif Kejar Aset, Tetap Lindungi Hak Warga
Pada hari pertama, siswa akan memulai rangkaian ujian dengan latihan selama 5 menit. Setelah sesi persiapan tersebut, peserta mengikuti TKA Bahasa Indonesia wajib yang mencakup materi literasi.
Waktu yang diberikan untuk sesi Bahasa Indonesia dan literasi adalah 75 menit.
Setelah menyelesaikan ujian tersebut, peserta tidak langsung mengakhiri rangkaian kegiatan. Siswa masih harus mengikuti Survei Karakter dengan alokasi waktu 25 menit.
Artinya, peserta perlu memperhatikan pergantian sesi pada hari pertama karena selain mata uji TKA, terdapat agenda survei yang juga harus diselesaikan.
Memasuki hari kedua, pola pelaksanaan diawali kembali dengan latihan selama 5 menit.
Selanjutnya, siswa mengerjakan TKA Bahasa Inggris wajib yang disertai materi literasi. Sesi tersebut berlangsung selama 75 menit.
Setelah ujian Bahasa Inggris selesai, rangkaian hari kedua dilanjutkan dengan Survei Lingkungan Belajar. Peserta diberikan waktu 25 menit untuk menyelesaikan survei tersebut.
Siswa perlu mengikuti urutan kegiatan sesuai jadwal agar seluruh agenda pada hari kedua dapat diselesaikan dengan baik.
Baca Juga: Standar Kompetensi Guru Terbaru, Ini 4 Kemampuan dalam Permendikdasmen 23 Tahun 2026
Berbeda dari dua hari sebelumnya, hari ketiga berfokus pada TKA Matematika wajib dan numerasi.
Sebelum masuk ke sesi utama, peserta tetap memperoleh waktu latihan selama 5 menit.
Setelah itu, siswa harus mengerjakan 25 soal Matematika dengan batas waktu 75 menit.
Dengan jumlah soal dan waktu yang telah ditentukan, peserta perlu membiasakan diri mengatur tempo pengerjaan. Persiapan kemampuan numerasi dan latihan mengerjakan soal dengan batas waktu dapat menjadi bagian dari persiapan menghadapi sesi ini.
Pada hari terakhir, siswa akan menghadapi dua sesi mata pelajaran pilihan.
Rangkaian dimulai dengan latihan selama 5 menit. Setelah itu, peserta mengerjakan mata pelajaran pilihan pertama dengan jumlah 25 soal dalam waktu 60 menit.
Setelah sesi pertama berakhir, peserta melanjutkan ujian mata pelajaran pilihan kedua. Sama seperti sesi sebelumnya, siswa mengerjakan 25 soal selama 60 menit.
Karena terdapat dua mata pelajaran dalam satu hari, peserta perlu mengetahui pilihan mata pelajaran yang akan diujikan sejak awal. Pengaturan waktu juga perlu diperhatikan agar setiap sesi dapat dikerjakan sesuai alokasi yang tersedia.
Sebelum mengikuti TKA yang sebenarnya, siswa dapat memanfaatkan simulasi mandiri TKA 2026.
Simulasi resmi tersebut dapat digunakan untuk mengenali mekanisme pelaksanaan ujian sekaligus membiasakan diri dengan sistem yang akan digunakan.
Sejumlah fitur tersedia dalam simulasi, antara lain navigasi soal, penghitung waktu, penanda soal yang diragukan, serta fitur untuk meninjau kembali jawaban.
Akses simulasi mandiri TKA 2026 dibuka pada 21–27 September 2026 melalui laman resmi Pusmendik.
Dengan mengikuti simulasi, siswa dapat memahami alur pengerjaan dan mencoba mengatur waktu sebelum menghadapi pelaksanaan TKA utama.
Baca Juga: TPG 2026 Belum Masuk Rekening? Ini 5 Tahapan Pencairan yang Wajib Dicek Guru
Setelah melewati rangkaian persiapan dan simulasi, pelaksanaan utama TKA 2026 dijadwalkan pada 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Siswa perlu mencatat pembagian empat hari pelaksanaan, termasuk mata pelajaran, jumlah soal, durasi setiap sesi, serta agenda survei yang menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan.
Pemahaman terhadap jadwal sejak awal dapat membantu peserta menyusun persiapan secara lebih terarah. Hal yang tidak kalah penting, siswa perlu mengingat bahwa rangkaian TKA tidak seluruhnya berupa ujian akademik.
Pada hari pertama terdapat Survei Karakter, sedangkan hari kedua diikuti Survei Lingkungan Belajar. Sementara itu, hari ketiga berfokus pada Matematika wajib dan numerasi, kemudian hari keempat digunakan untuk mengerjakan dua mata pelajaran pilihan.***