JAKARTA — Siswa jenjang SMA, MA, SMK, dan sederajat masih memiliki waktu untuk mengikuti simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Berdasarkan jadwal resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, tahap simulasi berlangsung pada 21–27 September 2026.
Simulasi memberi kesempatan kepada murid untuk mengenal tampilan tes dan mencoba mengerjakan soal sebelum pelaksanaan utama. Siswa dapat melihat cara memilih jawaban, berpindah antarnomor soal, memeriksa sisa waktu, serta menandai soal yang masih diragukan.
Pusat Asesmen Pendidikan menyediakan laman “Ayo Coba TKA” yang dapat digunakan untuk berlatih. Pada laman tersebut, pengguna memilih jenjang pendidikan dan mata pelajaran, kemudian mengikuti petunjuk yang muncul untuk memulai simulasi.
Selain melalui laman Pusat Asesmen Pendidikan, informasi akses simulasi juga tersedia di layanan Ruang Murid pada platform Rumah Pendidikan. Di sana, siswa dapat membuka menu latihan soal dan mengikuti tautan menuju simulasi TKA.
Kemendikdasmen mencantumkan Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran yang diujikan untuk jenjang SMA atau sederajat. Murid juga mengambil dua mata pelajaran pilihan sesuai ketentuan yang berlaku. Karena pilihan itu dapat berkaitan dengan rencana studi lanjutan, siswa disarankan berkonsultasi dengan guru atau pihak sekolah sebelum menentukannya.
Jadwal simulasi perlu dibedakan dari jadwal tes utama. Setelah tahap simulasi berakhir pada 27 September, agenda berikutnya ialah gladi bersih pada 5–18 Oktober 2026. Pelaksanaan utama TKA jenjang SMA atau sederajat dijadwalkan pada 26 Oktober–8 November 2026.
Pada tanggal yang sama dengan akhir simulasi, yakni 27 September, jadwal pendaftaran TKA 2026 juga berakhir. Siswa yang belum memperoleh kepastian mengenai status pendaftarannya sebaiknya segera menghubungi pihak sekolah agar dapat memeriksa informasi yang tercatat.
Kemendikdasmen menjelaskan bahwa TKA bukan ujian kelulusan dan keikutsertaannya bersifat opsional. Namun, hasil TKA bagi siswa kelas akhir SMA atau sederajat dapat digunakan sebagai bahan validasi nilai rapor pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi. Perguruan tinggi juga dapat mempertimbangkan hasilnya pada jalur penerimaan lain sesuai kebijakan masing-masing.
Bagi siswa, simulasi dapat dimanfaatkan untuk mengenali bagian tes yang masih terasa sulit dan membiasakan diri membaca soal dengan teliti. Guru serta orang tua dapat membantu dengan memberi waktu belajar yang teratur dan mengarahkan siswa memakai informasi dari kanal resmi.
Akses latihan tersedia melalui laman resmi Pusat Asesmen Pendidikan di pusmendik.kemendikdasmen.go.id/tka/simulasi_tka. Siswa perlu memastikan alamat situs sebelum memasukkan data agar tidak keliru membuka halaman yang mengatasnamakan layanan TKA.