Keboncinta.com — WhatsApp resmi menghadirkan fitur parental control atau kendali orang tua yang memungkinkan orang tua mengatur privasi dan interaksi anak remaja di aplikasi. Melalui fitur ini, orang tua dapat menentukan siapa saja yang bisa menghubungi anak, melihat foto profil, hingga menambahkan mereka ke grup WhatsApp.
Fitur baru tersebut dirancang untuk membantu keluarga mengelola penggunaan WhatsApp dengan lebih aman. Orang tua juga dapat mengatur akses anak terhadap Channel dan Status, serta menerima notifikasi terkait aktivitas tertentu di grup.
Untuk mengubah sejumlah pengaturan, anak perlu mendapatkan persetujuan orang tua melalui PIN yang telah dibuat sebelumnya.
Baca Juga: Tanpa Perlu Kirim Chat: Begini Trik Rahasia Cek Kontak WhatsApp yang Memblokir Kita!
Fitur parental control WhatsApp menghadirkan sejumlah pengaturan yang dapat digunakan untuk membatasi interaksi anak remaja di aplikasi.
Orang tua dapat mengendalikan siapa saja yang bisa berinteraksi dengan anak melalui WhatsApp. Pengaturan ini membantu membatasi komunikasi dengan orang yang tidak dikenal.
Melalui fitur ini, orang tua dapat mengatur bagaimana anak menggunakan Channel serta menentukan Status siapa yang dapat dilihat anak.
Pengaturan privasi tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.
Orang tua dapat menentukan siapa saja yang diperbolehkan menambahkan anak ke grup WhatsApp.
Selain itu, orang tua akan menerima notifikasi ketika anak bergabung atau keluar dari grup. Pemberitahuan juga diberikan ketika jumlah anggota grup bertambah besar, seperti mencapai 30, 100, atau 250 orang.
Orang tua dapat membatasi siapa yang bisa melihat foto profil anak. Pengaturan ini menjadi salah satu cara untuk menjaga privasi akun remaja.
Jika anak ingin mengubah pengaturan yang berada di bawah kendali orang tua, mereka harus meminta persetujuan melalui PIN yang telah ditetapkan.
WhatsApp juga menyediakan pengaturan konten untuk interaksi dengan Meta.
Orang tua dapat memilih pengaturan bawaan 13+ atau opsi Konten Terbatas. Opsi Konten Terbatas menonaktifkan sejumlah fitur, termasuk percakapan incognito dan rangkuman pesan, sesuai keterangan WhatsApp.
Fitur kendali orang tua dapat diakses melalui menu pengaturan WhatsApp. Proses penyiapan dilakukan pada akun anak remaja menggunakan ponsel mereka.
Berikut langkah-langkah untuk mengaktifkannya:
Setelah seluruh tahapan selesai, akun anak akan terhubung dengan kendali orang tua.
Setelah fitur parental control aktif, orang tua dapat mengubah sejumlah pengaturan privasi melalui ponsel anak.
Berikut panduannya:
Pilihan yang tersedia dapat mencakup:
Pilihan tersebut dapat digunakan untuk menyesuaikan siapa yang dapat melihat atau berinteraksi dengan informasi tertentu di akun WhatsApp anak.
Baca Juga: Sering Dikira Tidak Bisa Diselamatkan? Ini Solusi Ampuh Akun WhatsApp Saat Nomor Hangus
WhatsApp menegaskan bahwa fitur parental control tidak dirancang untuk memantau isi percakapan anak.
Kendali orang tua berfokus pada pengaturan privasi dan interaksi, bukan memberikan akses untuk membaca pesan pribadi. Dengan demikian, orang tua dapat menetapkan batasan penggunaan tanpa harus membuka isi percakapan anak.
WhatsApp juga menyatakan bahwa pesan dan panggilan tetap dilindungi enkripsi end-to-end. Artinya, isi komunikasi hanya dapat dibaca atau didengar oleh pihak yang terlibat dalam percakapan.
Fitur ini bersifat opsional. Orang tua dapat menentukan seberapa besar batasan yang ingin diterapkan atau menonaktifkannya kapan saja.
WhatsApp menyebut peluncuran fitur kendali orang tua sebagai langkah awal dalam mengembangkan perlindungan bagi keluarga. Perusahaan menyatakan bahwa pengembangan fitur akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan masukan dari keluarga.
WhatsApp juga menekankan bahwa kendali tersebut dibuat untuk mendukung percakapan terbuka antara orang tua dan remaja mengenai penggunaan aplikasi.
Dengan hadirnya parental control, orang tua memiliki pilihan untuk membantu anak menggunakan WhatsApp secara lebih bijak, sembari tetap menjaga privasi komunikasi mereka.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir