Teknologi
M. Fadhli Dzil Ikram

Sering Dianggap Sepeleh: Kenapa Panas Berlebihan pada HP dan Laptop Bisa Berujung Kebakaran?

Sering Dianggap Sepeleh: Kenapa Panas Berlebihan pada HP dan Laptop Bisa Berujung Kebakaran?

06 November 2026 | 20:19

Keboncinta.com — HP dan laptop menjadi perangkat elektronik yang digunakan hampir setiap hari. Mulai dari berkomunikasi, bekerja, belajar, hingga menikmati hiburan, semuanya membutuhkan dukungan perangkat tersebut. Namun, pengguna juga perlu memperhatikan kondisi baterai dan komponen lainnya untuk mencegah risiko kebakaran atau ledakan.

Perangkat elektronik sebenarnya telah melalui serangkaian pengujian sebelum dipasarkan. Meski demikian, kerusakan baterai, cacat produksi, penggunaan aksesori pengisian daya yang tidak sesuai, hingga kebiasaan penggunaan yang kurang tepat dapat meningkatkan risiko terjadinya insiden.

Salah satu komponen yang perlu mendapat perhatian khusus adalah baterai lithium-ion. Baterai jenis ini banyak digunakan pada smartphone dan laptop. Jika mengalami kerusakan, baterai dapat mengalami panas berlebih, mengembang, mengeluarkan gas, bahkan memicu kebakaran.

Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda HP dan laptop yang mengalami masalah pada baterai. Berikut tujuh gejala yang perlu diwaspadai.

Baca Juga: HP Biasa Mulai Tergeser pada 2026? HP Lipat Diprediksi Meledak, Apple Siap Bikin Kejutan! 

1. Perangkat Mengalami Panas Berlebihan

HP atau laptop yang terasa panas saat digunakan belum tentu mengalami kerusakan. Kondisi tersebut bisa terjadi ketika perangkat menjalankan aplikasi berat, bermain game, atau melakukan pengisian daya.

Namun, pengguna perlu waspada apabila perangkat terus-menerus mengalami panas berlebihan meskipun tidak digunakan untuk aktivitas berat.

Panas yang tidak normal dapat menandakan adanya gangguan pada baterai, sistem pengisian daya, atau komponen internal lainnya.

Jika kondisi tersebut terjadi, hentikan penggunaan dan lepaskan pengisi daya apabila aman dilakukan. Jangan memaksakan perangkat untuk terus beroperasi atau mencoba mendinginkannya menggunakan air maupun lemari pendingin.

2. Baterai atau Casing Perangkat Menggembung

Baterai menggembung merupakan salah satu tanda paling penting yang tidak boleh diabaikan.

Kerusakan pada baterai lithium-ion dapat memicu terbentuknya gas di dalam sel baterai. Akibatnya, baterai mengalami pembengkakan dan dapat mendorong bagian casing perangkat.

Pada smartphone, gejalanya bisa terlihat dari layar yang mulai terangkat, bagian belakang ponsel yang menggembung, atau casing yang tidak lagi rapat.

Sementara itu, pada laptop, pembengkakan baterai dapat menyebabkan touchpad terangkat, bagian bawah perangkat berubah bentuk, atau casing terlihat tidak rata.

Jika menemukan kondisi tersebut, segera hentikan penggunaan perangkat. Jangan menekan, menusuk, atau mencoba melepas baterai yang menggembung secara paksa. Serahkan pemeriksaan dan penanganannya kepada teknisi yang kompeten.

3. Muncul Bau Tidak Biasa dari Perangkat

Tanda berikutnya adalah munculnya aroma menyengat atau bau kimia yang tidak biasa dari HP maupun laptop.

Bau tersebut dapat berasal dari komponen elektronik atau baterai yang mengalami kerusakan. Kondisi ini perlu diperhatikan, terutama jika disertai panas berlebihan, perubahan bentuk casing, atau suara mendesis.

Jangan mencoba mengendus sumber bau dari jarak dekat. Hentikan penggunaan perangkat dan jauhkan dari bahan yang mudah terbakar jika kondisi memungkinkan.

Jika muncul tanda-tanda kerusakan baterai, sebaiknya perangkat tidak digunakan kembali sebelum diperiksa oleh tenaga profesional.

4. Perangkat Mengeluarkan Asap

Munculnya asap dari smartphone atau laptop merupakan tanda bahaya yang harus ditangani dengan serius.

Asap dapat menunjukkan bahwa telah terjadi proses pembakaran atau reaksi panas di dalam perangkat. Dalam kondisi tertentu, baterai lithium-ion yang mengalami kerusakan dapat mengalami thermal runaway, yaitu reaksi berantai yang menyebabkan suhu meningkat secara tidak terkendali.

Situasi tersebut berpotensi berkembang menjadi kebakaran dan mengeluarkan gas berbahaya.

Jika perangkat mengeluarkan asap, jangan mencoba membuka casing atau memindahkannya dengan tangan kosong.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Tips Gadget baterai hp Keamanan Laptop

Komentar Pengguna