KebonCinta.com - Calon murid yang berencana mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2027/2028 melalui jalur prestasi maupun afirmasi sebaiknya mulai memeriksa dokumen persyaratan sejak sekarang.
Persiapan lebih awal diperlukan karena kedua jalur tersebut membutuhkan kelengkapan administrasi yang perlu diperhatikan secara khusus. Jika baru diurus menjelang pendaftaran, orang tua berisiko menghadapi kendala ketika harus memperbaiki data atau melengkapi dokumen.
Pendaftaran SPMB 2027/2028 sendiri diperkirakan berlangsung pada Juni-Juli 2027. Menjelang pelaksanaannya, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Kemendikdasmen mengimbau orang tua agar mulai menyiapkan kebutuhan administrasi calon murid.
Baca Juga: Resmi Jadi Agenda Pemerintah! Pendaftaran CPNS November 2026, Ini 5 Formasi yang Diprioritaskan
Jalur prestasi menjadi salah satu pilihan bagi calon murid yang memiliki pencapaian akademik maupun nonakademik.
Namun, orang tua tidak cukup hanya mengumpulkan piagam atau sertifikat penghargaan. Mereka juga perlu memastikan apakah prestasi yang dimiliki anak membutuhkan proses kurasi dari pemerintah.
Kurasi talenta atau prestasi merupakan mekanisme untuk memberikan pengakuan resmi terhadap capaian murid yang diperoleh di luar program resmi Kemendikdasmen.
Melalui proses ini, prestasi calon murid dapat diperiksa berdasarkan informasi mengenai kegiatan, penyelenggara, dan pencapaian yang diraih.
Untuk mempersiapkannya, calon murid dan orang tua dapat melakukan beberapa langkah berikut:
Orang tua sebaiknya memperhatikan linimasa pengajuan. Sebab, proses kurasi memiliki antrean sehingga pengurusan lebih awal dapat membantu menghindari keterlambatan.
Selain jalur prestasi, persiapan khusus juga diperlukan bagi calon murid yang akan mendaftar melalui jalur afirmasi.
Salah satu hal yang perlu diperiksa adalah Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Basis data ini menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam berbagai program sosial, termasuk untuk mendukung ketepatan sasaran kebijakan.
Orang tua perlu memastikan data anggota keluarga dan kondisi sosial ekonomi yang tercatat sudah sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Jika ditemukan ketidaksesuaian, masyarakat dapat mengajukan pemutakhiran data melalui laman https://dtsen-form.bps.go.id/ atau menggunakan mekanisme resmi yang disediakan pemerintah daerah.
Selain DTSEN, calon murid jalur afirmasi juga perlu menyiapkan dokumen pendukung sesuai ketentuan yang berlaku, seperti kartu kepesertaan program penanganan keluarga ekonomi tidak mampu atau Kartu Penyandang Disabilitas (KPD) bagi yang memenuhi kriteria.
Terlepas dari jalur yang dipilih, dokumen kependudukan tetap menjadi bagian penting dalam persiapan SPMB.
Beberapa dokumen yang dapat mulai disiapkan meliputi:
IKD juga perlu mendapat perhatian karena sejumlah daerah telah menggunakannya untuk mendukung verifikasi dan validasi identitas calon murid.
Orang tua dapat mengunduh aplikasi IKD melalui Play Store atau App Store, kemudian mendatangi operator Disdukcapil untuk menjalani proses verifikasi dan aktivasi dengan membawa KTP elektronik serta ponsel pribadi.
Meskipun persiapan dokumen dapat dilakukan sejak dini, orang tua tetap harus mencermati petunjuk teknis SPMB yang diterbitkan pemerintah daerah.
Ketentuan mengenai jalur penerimaan, dokumen yang diwajibkan, penggunaan IKD, hingga mekanisme verifikasi dapat mengikuti aturan yang berlaku di masing-masing wilayah.
Karena itu, jangan hanya mengandalkan informasi umum. Pastikan seluruh persyaratan telah dicocokkan dengan pengumuman resmi daerah tujuan.
Dengan mempersiapkan dokumen lebih awal, calon murid jalur prestasi maupun afirmasi memiliki waktu yang cukup untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi terpenuhi sebelum SPMB 2027/2028 dimulai.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir