Pulang Kerja Langsung Kehabisan Energi? Kenali Tanda Stres Kerja yang Perlu Diwaspadai!

Pulang Kerja Langsung Kehabisan Energi? Kenali Tanda Stres Kerja yang Perlu Diwaspadai!

03 November 2026 | 11:45

KebonCinta.com - Setelah menjalani aktivitas pekerjaan seharian, merasa lelah merupakan kondisi yang umum terjadi.

Namun, apabila seseorang hampir setiap hari pulang dengan perasaan sangat terkuras, sulit beristirahat, atau terus memikirkan pekerjaan, kondisi tersebut perlu diperhatikan.

Tekanan pekerjaan yang berlangsung berkepanjangan dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun psikologis.

Salah satu kondisi yang sering dibicarakan dalam konteks tersebut adalah burnout.

Baca Juga: Gen Z Mulai Berani Mengambil Jeda dari Pekerjaan, Ini 5 Strategi Finansial agar Bisa Menjalani Micro Retirement 

Apa Itu Burnout?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), burnout merupakan fenomena yang berkaitan dengan stres kronis di tempat kerja yang belum berhasil dikelola.

Burnout ditandai oleh tiga dimensi utama, yaitu kehabisan energi, meningkatnya jarak mental atau sikap negatif terhadap pekerjaan, serta berkurangnya efektivitas profesional.

Namun, WHO mengklasifikasikan burnout sebagai fenomena okupasional, bukan kondisi medis tersendiri.

Baca Juga: Lelah dengan Rutinitas Kerja? Tren Micro Retirement Bisa Jadi Cara Gen Z Menyelamatkan Kesehatan Mental 

Tanda Stres Kerja yang Perlu Diperhatikan

1. Merasa Sangat Lelah Setelah Bekerja

Seseorang dapat merasa kehilangan energi untuk melakukan aktivitas lain setelah jam kerja berakhir.

2. Sulit Berhenti Memikirkan Pekerjaan

Tugas yang belum selesai atau tekanan dari lingkungan kerja terus muncul dalam pikiran.

3. Konsentrasi Menurun

Pekerjaan yang sebelumnya mudah dilakukan mungkin terasa lebih sulit ketika seseorang mengalami tekanan berkepanjangan.

4. Muncul Sikap Negatif terhadap Pekerjaan

Seseorang mungkin merasa semakin tidak tertarik atau menjaga jarak secara emosional dari pekerjaannya.

Baca Juga: Sering Menghadapi Masalah di Tempat Kerja? Ini 5 Cara Menghindarinya agar Tetap Nyaman dan Produktif 

Bagaimana Mengurangi Tekanan Kerja?

Mulailah dengan mengevaluasi beban dan prioritas pekerjaan.

Jika memungkinkan, diskusikan pembagian tugas serta tenggat waktu yang realistis dengan atasan.

Menetapkan batas antara waktu bekerja dan beristirahat juga dapat membantu menjaga keseimbangan aktivitas.

Namun, penanganan stres kerja tidak seharusnya hanya menjadi tanggung jawab individu. Lingkungan kerja dan pengelolaan organisasi juga berperan penting.

Apabila tekanan terus mengganggu kesehatan atau aktivitas sehari-hari, mencari dukungan profesional dapat menjadi langkah yang tepat.

Tags:
Burnout Stres kerja Organisasi Kesehatan Dunia Kehabisan Energi

Komentar Pengguna