Khazanah
Rahman Abdullah

Puasa Senin Kamis: Bacaan Niat, Tata Cara, Waktu Pelaksanaan, dan Keutamaannya

Puasa Senin Kamis: Bacaan Niat, Tata Cara, Waktu Pelaksanaan, dan Keutamaannya

26 Oktober 2026 | 13:51

KebonCinta.com-- Puasa Senin Kamis merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan dalam Islam. Amalan ini dapat menjadi cara bagi umat Muslim untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus membiasakan diri menjalankan ibadah secara rutin di luar bulan Ramadan.

Puasa ini memiliki keistimewaan karena dilaksanakan pada dua hari dalam sepekan, yakni Senin dan Kamis. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa amal perbuatan manusia diperlihatkan pada kedua hari tersebut dan beliau menyukai keadaan sedang berpuasa ketika amalnya diperlihatkan.

Hadis tersebut menjadi salah satu landasan anjuran puasa Senin Kamis. Selain memiliki nilai ibadah, puasa juga dapat menjadi kesempatan untuk melatih kedisiplinan, mengendalikan keinginan, serta memperbaiki kebiasaan sehari-hari.

Lantas, bagaimana bacaan niat dan tata cara puasa Senin Kamis yang benar? Berikut panduan yang bisa dipelajari sebelum menjalankannya.

Baca Juga: Puasa Ayyamul Bidh: Niat, Tata Cara, Keutamaan, dan Jadwal Pelaksanaannya 

1. Waktu Pelaksanaan Puasa Senin Kamis

Sesuai namanya, puasa sunnah ini dilaksanakan setiap hari Senin dan Kamis. Waktunya dimulai sejak terbit fajar atau masuk waktu Subuh hingga matahari terbenam atau masuk waktu Maghrib.

Selama menjalankan puasa, umat Islam wajib menghindari berbagai hal yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, dan hubungan suami istri pada siang hari. Selain itu, menjaga perkataan serta perilaku juga penting agar ibadah dijalankan dengan sungguh-sungguh.

Puasa Senin Kamis dapat dilakukan secara rutin sepanjang tahun, selama tidak bertepatan dengan waktu yang dilarang untuk berpuasa. Hari-hari yang tidak diperbolehkan untuk berpuasa antara lain Idul Fitri, Idul Adha, dan hari Tasyrik pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Terdapat pula sejumlah ketentuan fikih mengenai puasa pada waktu tertentu, seperti menjelang Ramadan. Karena itu, umat Islam sebaiknya memperhatikan ketentuan tersebut dan mengikuti panduan ulama yang menjadi rujukan.

2. Bacaan Niat Puasa Senin

Niat merupakan bagian penting dalam menjalankan ibadah puasa. Bagi umat Islam yang hendak melaksanakan puasa sunnah pada hari Senin, berikut bacaan niat yang dapat dilafalkan.

Bacaan Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْإِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma yaumil itsnaini sunnatan lillāhi ta'ālā.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah hari Senin karena Allah Ta'ala.”

Niat pada dasarnya dilakukan di dalam hati. Melafalkan bacaan niat dapat membantu seseorang memantapkan tujuan ibadahnya, tetapi bukan merupakan syarat tersendiri selama niat telah ada di dalam hati.

Baca Juga: 12 Contoh Soal UTS SKI Kelas XII Semester Ganjil Beserta Kunci Jawaban untuk Latihan Siswa 

3. Bacaan Niat Puasa Kamis

Selain hari Senin, umat Islam juga dianjurkan menjalankan puasa sunnah pada hari Kamis. Bacaan niatnya hampir sama, tetapi penyebutan harinya disesuaikan.

Bacaan Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْخَمِيسِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma yaumil khamīsi sunnatan lillāhi ta'ālā.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah hari Kamis karena Allah Ta'ala.”

Niat tersebut dapat dihadirkan ketika hendak menjalankan puasa Kamis. Dengan memahami bacaan dan maknanya, diharapkan seseorang dapat melaksanakan ibadah dengan lebih sadar dan penuh keikhlasan.

Apakah Niat Puasa Senin Kamis Boleh Dilakukan pada Pagi Hari?

Puasa Senin Kamis termasuk puasa sunnah yang memiliki kelonggaran waktu niat. Menurut ketentuan fikih mazhab Syafi'i, niat masih dapat dilakukan pada pagi hari hingga sebelum waktu zawal atau sebelum matahari tergelincir ke arah barat.

Kelonggaran ini berlaku dengan syarat seseorang belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga saat berniat.

Dengan demikian, orang yang belum berniat pada malam hari masih dapat menjalankan puasa sunnah apabila memenuhi ketentuan tersebut. Namun, membiasakan diri berniat sejak malam hari dapat membantu mempersiapkan diri agar ibadah terlaksana dengan lebih teratur.

4. Menjalankan Sahur dan Menjaga Diri Selama Berpuasa

Sama seperti puasa sunnah lainnya, puasa Senin Kamis dapat diawali dengan sahur. Meskipun tidak wajib, sahur dianjurkan karena mengandung keberkahan dan membantu mempersiapkan tubuh untuk menjalani aktivitas sepanjang hari.

Pilih makanan yang bergizi dan minum air putih secukupnya sebelum waktu Subuh.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Puasa Senin Kamis Niat puasa Senin Niat puasa Kamis

Komentar Pengguna