KebonCinta.com - Eksfoliasi menjadi salah satu metode perawatan yang digunakan untuk membantu mengangkat sel kulit mati dari permukaan kulit.
Namun, eksfoliasi tidak hanya dilakukan menggunakan scrub dengan butiran kasar.
Terdapat dua pendekatan yang umum dikenal, yakni physical exfoliation dan chemical exfoliation.
Keduanya memiliki cara kerja serta risiko yang berbeda.
Physical exfoliation merupakan metode eksfoliasi menggunakan gesekan atau alat tertentu untuk membantu melepaskan sel kulit mati.
Contohnya adalah scrub wajah, waslap, dan alat eksfoliasi mekanis.
Metode ini dapat membuat permukaan kulit terasa lebih halus.
Namun, penggunaan yang terlalu kuat dapat menyebabkan iritasi, terutama pada kulit sensitif atau berjerawat.
Baca Juga: Wajah Sering Berjerawat Padahal Rajin Skincare? Bisa Jadi Kebiasaan Minum Kopi Susu Ikut Berpengaruh
Chemical exfoliation menggunakan bahan aktif yang membantu melepaskan sel kulit mati melalui proses kimia.
Beberapa bahan yang umum digunakan antara lain:
1. Alpha Hydroxy Acid (AHA)
Contohnya adalah glycolic acid dan lactic acid.
Bahan ini digunakan dalam produk yang ditujukan untuk membantu memperbaiki tekstur serta tampilan permukaan kulit.
2. Beta Hydroxy Acid (BHA)
Asam salisilat merupakan contoh bahan yang sering digunakan untuk membantu mengatasi penyumbatan pori-pori.
Bahan tersebut juga banyak ditemukan dalam produk perawatan kulit berjerawat.
Baca Juga: Makin Banyak Skincare Makin Bagus? Hati-Hati, Kebiasaan Ini Justru Bisa Memicu Iritasi Kulit!
3. Polyhydroxy Acid (PHA)
PHA merupakan kelompok bahan eksfoliasi yang tersedia dalam berbagai formulasi perawatan kulit.
Sebagian produk PHA dirancang untuk memberikan eksfoliasi yang lebih lembut, meskipun tetap dapat menyebabkan iritasi.
Kulit berjerawat, terutama yang sedang meradang, umumnya perlu menghindari scrub kasar.
Produk dengan asam salisilat dapat menjadi salah satu pilihan bagi sebagian orang, tetapi penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan toleransi kulit.
Tidak. Keamanan produk dipengaruhi konsentrasi bahan, formulasi, frekuensi penggunaan, dan kondisi kulit.
Penggunaan beberapa bahan aktif secara bersamaan juga dapat meningkatkan risiko iritasi.
Physical exfoliation dan chemical exfoliation sama-sama memiliki manfaat serta risiko.
Baca Juga: Bukan Cuma Skincare, 4 Kebiasaan di Kamar Tidur Ini Juga Bisa Memengaruhi Kesehatan Kulit
Pemilihan metode sebaiknya mempertimbangkan kondisi kulit, bukan hanya mengikuti tren skincare yang sedang populer.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir