Pendidikan
Al Fina

Pemerintah Siapkan 3 Papan Digital Gratis untuk SD, Begini Cara Mengetahui Sekolah Penerima PID 2026

Pemerintah Siapkan 3 Papan Digital Gratis untuk SD, Begini Cara Mengetahui Sekolah Penerima PID 2026

19 Oktober 2026 | 08:13

KebonCinta.com -  Kabar terbaru bagi sekolah dasar di Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah mempersiapkan penyaluran Papan Interaktif Digital (PID) tahap kedua pada Oktober 2026 sebagai bagian dari upaya mempercepat digitalisasi pembelajaran di sekolah.

Program ini menyasar sekitar 147 ribu sekolah dasar yang tersebar di 519 kabupaten dan kota. Sekolah yang masuk dalam daftar penerima direncanakan memperoleh tambahan tiga unit PID untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Papan Interaktif Digital atau Interactive Flat Panel merupakan perangkat elektronik dengan sistem operasi Android yang memungkinkan guru menyampaikan materi secara lebih interaktif. Perangkat ini dapat dimanfaatkan untuk menampilkan materi digital, mengakses sumber belajar, dan menghadirkan aktivitas pembelajaran yang lebih menarik bagi siswa.

Lantas, bagaimana cara mengetahui apakah sekolah termasuk penerima bantuan PID tahap kedua 2026? Pengecekan dapat dilakukan secara daring dengan menggunakan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).

Baca Juga: Mulai 2027 Status Guru Berubah? Ini Nasib PPPK Paruh Waktu dan Guru Non-ASN Setelah 31 Desember 2026 

1. Apa Itu PID dan Mengapa Dibagikan ke Sekolah?

Papan Interaktif Digital merupakan salah satu sarana yang disediakan pemerintah untuk mendukung Program Penguatan Digitalisasi Pembelajaran. Melalui pemanfaatan teknologi, sekolah diharapkan dapat menghadirkan kegiatan belajar yang lebih dinamis dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Program distribusi perangkat ini telah dimulai sejak 2025 dengan sasaran sebanyak 288.865 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA.

Pada tahap pertama, setiap sekolah sasaran memperoleh satu unit PID untuk mengenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran.

Sementara itu, berdasarkan informasi dalam referensi surat edaran Kemendikdasmen Nomor 3710/B/C3/DM.00.02/2026 tertanggal 12 Oktober 2026, penyaluran tahap kedua direncanakan memberikan tambahan tiga unit kepada sekolah dasar yang masuk dalam daftar sasaran.

Dengan demikian, sekolah yang telah menerima satu unit pada tahap pertama berpotensi memiliki total empat unit PID setelah memperoleh tambahan pada tahap kedua.

Namun, sekolah tetap perlu memastikan status penerimaannya melalui portal resmi karena penyaluran tambahan tersebut ditujukan kepada sekolah yang memenuhi kriteria sasaran program.

2. Cara Cek Sekolah Penerima PID Tahap 2 Tahun 2026

Sekolah dapat memeriksa status penerimaan bantuan melalui portal data sasaran digitalisasi pembelajaran. Proses pengecekan dilakukan secara online dan memerlukan NPSN sebagai identitas sekolah.

Berikut langkah-langkah yang dapat diikuti:

  1. Buka Google Chrome atau peramban lain yang mendukung akses Google Data Studio.
  2. Kunjungi portal sasaran PID melalui tautan https://s.id/sasarandigipem2026.
  3. Masukkan NPSN sekolah pada kolom NPSN di bagian kiri halaman, tepatnya pada kolom bertuliskan Enter a value.
  4. Pilih provinsi tempat sekolah berada melalui kolom Provinsi, kemudian centang pilihan yang sesuai.
  5. Lakukan langkah serupa pada kolom Kabupaten/Kota dan Kecamatan sesuai alamat sekolah.
  6. Pada bagian Status, pilih opsi Tahap 2.
  7. Periksa bagian Daftar Sekolah untuk mengetahui apakah nama sekolah tercantum sebagai sasaran penerima.
  8. Lihat kolom Jumlah Unit PID untuk mengetahui jumlah perangkat yang dialokasikan bagi sekolah tersebut.

Jika sekolah tercantum dalam daftar sasaran tahap kedua, informasi jumlah unit yang ditampilkan dapat digunakan sebagai acuan awal untuk mengetahui alokasi perangkat.

Apabila nama sekolah belum muncul, pastikan NPSN dan seluruh filter wilayah telah dimasukkan dengan benar. Jika masih terdapat kendala, sekolah dapat meminta konfirmasi melalui saluran informasi resmi Kemendikdasmen.

3. Bagaimana Cara Melacak Pengiriman PID ke Sekolah?

Selain mengecek status penerima, sekolah juga dapat memantau proses pengiriman perangkat apabila informasi pelacakan telah tersedia.

Berdasarkan referensi yang diberikan, PT Sartrans merupakan pihak penyalur yang ditunjuk untuk mendistribusikan PID dalam program tersebut.

Untuk melakukan pelacakan, sekolah dapat mengikuti langkah berikut:

  1. Siapkan NPSN sekolah yang menjadi identitas pengiriman.
  2. Buka situs resmi PT Sartrans melalui https://sartrans.co.id.
  3. Cari fitur atau informasi pelacakan pengiriman PID.
  4. Masukkan NPSN sekolah sesuai petunjuk yang tersedia pada situs.
  5. Periksa informasi status pengiriman apabila data pelacakan telah tersedia.

Perlu diperhatikan bahwa ketersediaan informasi pelacakan dapat bergantung pada tahapan distribusi dan pembaruan data oleh pihak penyalur. Jika belum muncul, sekolah dapat menunggu pembaruan atau menghubungi saluran layanan resmi yang tersedia.

4. Manfaat PID untuk Pembelajaran Interaktif di Sekolah

Penyaluran Papan Interaktif Digital tidak hanya bertujuan menambah perangkat elektronik di sekolah. Teknologi ini juga diharapkan membantu guru mengembangkan metode pembelajaran yang lebih menarik dan melibatkan siswa secara aktif.

PID dapat mendukung penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning, yang menekankan tiga prinsip utama, yaitu mindful (berkesadaran), meaningful (bermakna), dan joyful (menggembirakan).

Berikut beberapa manfaat PID dalam kegiatan belajar mengajar.

Memudahkan Guru Menyampaikan Materi

Melalui layar interaktif, guru dapat menampilkan materi pelajaran dalam bentuk teks, gambar, video, maupun media digital lainnya. Penyajian informasi yang beragam dapat membantu siswa memahami materi sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

Mendorong Partisipasi Aktif Siswa

Perangkat interaktif memungkinkan kegiatan belajar dikembangkan melalui kuis, permainan edukatif, dan aktivitas digital. Dengan pendekatan tersebut, siswa memiliki lebih banyak kesempatan untuk terlibat langsung dalam pembelajaran.

Memperluas Akses ke Sumber Belajar

PID dapat membantu guru mengakses berbagai sumber pembelajaran digital. Jika tersedia koneksi internet dan layanan yang sesuai, guru juga dapat memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung persiapan materi maupun aktivitas belajar.

Pemanfaatan AI tetap perlu disertai pengawasan guru, pemeriksaan kebenaran informasi, serta perlindungan data pribadi siswa.

Membantu Guru Mengembangkan Metode Mengajar

Kehadiran PID memberikan alternatif bagi guru dalam menyampaikan materi tanpa selalu bergantung pada papan tulis konvensional atau proyektor terpisah.

Guru dapat menyesuaikan metode pengajaran dengan karakteristik materi dan kebutuhan murid. Meski demikian, efektivitas perangkat tetap bergantung pada kesiapan guru, ketersediaan sumber belajar, serta dukungan infrastruktur sekolah.

5. Kapan PID Tahap 2 Mulai Disalurkan ke Sekolah?

Penyaluran PID tahap kedua dipersiapkan pada Oktober 2026, dengan sasaran sekitar 147 ribu SD di 519 kabupaten dan kota.

Dalam referensi yang diberikan, sekolah penerima diperkirakan mulai menikmati tambahan perangkat pada akhir November 2026.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Penerima PID Papan Interaktif Digital kemendikdasmen

Komentar Pengguna