Pendidikan
SUWANDI

Pameran Buku Internasional BBW 2026 Perdana Gebrak Cirebon

Pameran Buku Internasional BBW 2026 Perdana Gebrak Cirebon

25 September 2026 | 20:04

CIREBON —  Bau harum kertas baru dan barisan jutaan buku mendadak 'menyihir' Kota Cirebon. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pameran buku skala internasional raksasa, Big Bad Wolf (BBW) Books, resmi menjejakkan kakinya di Kota Udang. Kedatangan "Serigala Besar" pendobrak budaya baca ini pun disambut karpet merah oleh Pemerintah Kota Cirebon.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Cirebon, Mastara, tak bisa menyembunyikan rasa antusiasnya. Baginya, gelaran kelas dunia ini bukan sekadar pameran komersial biasa, melainkan ‘angin segar’ yang membawa dampak besar bagi ekosistem literasi lokal.

"Kami sangat menyambut baik, antusias, dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Mudah-mudahan ini bukan yang pertama sekaligus yang terakhir," ujar Mastara saat ditemui di lokasi pameran. "Ini murni momen emas untuk mendekatkan fisik buku ke jemari masyarakat, sebab buku tetaplah muara pengetahuan yang tak tergantikan.

Sambil melontarkan gurauan segar, Mastara melayangkan ajakan terbuka bagi warga Kota Cirebon hingga kawasan Ciayumajakuning (Cirebon Raya, Indramayu, Majalengka, Kuning) untuk memadati arena pameran.

"Saya mengimbau masyarakat Cirebon Raya, yuk ramaikan! Rumusnya sederhana: Datang, lihat, pilih, baca, dan bawa pulang—tapi ingat, bayar dulu ya!" kelakarnya yang disambut gelak tawa.

Bukan tanpa alasan Mastara optimistis pameran ini bakal diserbu pengunjung. Kota Cirebon selama ini dikenal sebagai salah satu 'pusat gravitasi' pendidikan di Jawa Barat Bagian Timur, yang dihuni puluhan ribu pelajar dan mahasiswa dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi.

"Bayangkan saja, ada sekitar 2 juta buku yang disajikan di sini. Ini 'surga' buat para pemburu ilmu, pelajar, guru, hingga akademisi yang haus akan literasi berkualitas dengan harga terjangkau," tambahnya.

Ledakan pengunjung yang memadati hall pameran sejak hari pertama nyatanya sudah diprediksi Dispusip. Selain publikasi gencar, Cirebon ternyata menyimpan 'amunisi' tersembunyi berupa jejaring pegiat literasi yang teramat solid.

Berdasarkan data Dispusip Kota Cirebon, sedikitnya ada 138 komunitas literasi aktif yang bergerilya di kawasan Cirebon Raya.

"Potensinya luar biasa besar. Ada 138 komunitas yang terus bergerak di akar rumput. Kehadiran pameran sekelas BBW menjadi pemantik sempurna untuk mengonsolidasikan kekuatan besar ini demi mewujudkan Kota Cirebon yang berdaya saing dan literat," pungkas Mastara penuh optimisme. (swd)

Tags:
Pecinta Buku Buku Cetak

Komentar Pengguna