Olahraga
Hilmi An Naufal

Ni Nengah Widiasih Raih Perunggu Asian Para Games 2026 Meski Belum Pulih dari Cedera Bahu

Ni Nengah Widiasih Raih Perunggu Asian Para Games 2026 Meski Belum Pulih dari Cedera Bahu

19 Oktober 2026 | 18:20

KebonCinta.com — Atlet para angkat berat Indonesia Ni Nengah Widiasih berhasil mempersembahkan medali perunggu pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Jepang.

Medali tersebut diraih pada Senin, 19 Oktober 2026, melalui nomor angkat berat kelas 41 kilogram putri.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi atlet berusia 33 tahun itu karena dirinya masih menghadapi kondisi bahu yang belum pulih sepenuhnya akibat cedera.

Pertandingan berlangsung di Nagoya City Trade and Industry Center, Jepang, dengan sejumlah atlet terbaik Asia bersaing memperebutkan medali.

CATAT ANGKATAN TERBAIK 97 KILOGRAM

Baca Juga: Sekolah Punya Peran Penting dalam Pengusulan PIP 2026 Fase 2, Ini Data yang Perlu Diperhatikan 

Berdasarkan laporan ANTARA dari Nagoya pada Senin, Widiasih berhasil mencatat angkatan terbaik seberat 97 kilogram.

Hasil tersebut diperoleh melalui percobaan pertamanya.

Widiasih kemudian melakukan dua percobaan tambahan, tetapi belum berhasil memperbaiki catatan angkatan.

Dengan hasil tersebut, dirinya menempati posisi ketiga dan berhak memperoleh medali perunggu.

Medali emas berhasil diraih atlet China Zhe Cui, sedangkan medali perak menjadi milik Tursynay Kabyl dari Kazakhstan.

Hasil pertandingan menunjukkan persaingan ketat pada nomor para angkat berat kelas 41 kilogram putri.

BERTANDING SAAT BAHU BELUM PULIH

Widiasih mengungkapkan bahwa kondisi bahunya belum kembali sepenuhnya setelah mengalami cedera pada Kejuaraan Dunia 2025 di Mesir.

Cedera tersebut menjadi tantangan tersendiri selama menjalani persiapan menuju Asian Para Games.

Meskipun demikian, Widiasih tetap berusaha memberikan penampilan terbaik dalam setiap kesempatan angkatan.

Ia juga menjadikan pertandingan di Nagoya sebagai bagian dari upaya meningkatkan posisi dalam peringkat dunia untuk menghadapi Paralimpiade Los Angeles 2028.

Dalam keterangan setelah pertandingan yang dipublikasikan ANTARA pada 19 Oktober 2026, Widiasih menyampaikan rasa syukur karena masih mampu memberikan hasil bagi Indonesia.

MEDALI PERTAMA INDONESIA DI ASIAN PARA GAMES 2026

Perunggu Widiasih menjadi medali pertama yang dilaporkan bagi kontingen Indonesia dalam Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

Prestasi tersebut diraih pada hari pertama rangkaian perebutan medali sejumlah cabang olahraga.

Asian Para Games 2026 berlangsung pada 18–24 Oktober dengan mempertandingkan berbagai cabang olahraga disabilitas.

Kontingen Indonesia turut menurunkan atlet dalam sejumlah cabang, antara lain para atletik, para renang, para judo, para taekwondo, para balap sepeda, dan para angkat berat.

Keberhasilan Widiasih diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet Indonesia lainnya yang masih berjuang dalam pertandingan berikutnya.

TERUS MEMBIDIK PARALIMPIADE 2028

Meski kondisi fisik belum sepenuhnya pulih, Widiasih tetap memiliki tujuan untuk meningkatkan prestasi internasionalnya.

Paralimpiade Los Angeles 2028 menjadi salah satu target jangka panjang yang ingin dipersiapkan melalui keikutsertaan pada kompetisi internasional.

Pengalaman bertanding di berbagai kejuaraan menjadi bekal penting untuk menghadapi persaingan dengan atlet terbaik dunia.

Widiasih berharap dapat terus memperbaiki kemampuan dan memperoleh hasil lebih baik pada kompetisi berikutnya.

Perolehan medali perunggu pada Asian Para Games 2026 menunjukkan semangat dan daya juang Widiasih dalam menghadapi keterbatasan kondisi fisik tanpa meninggalkan target prestasinya.

Tags:
Ni Nengah Widiasih Asian Para Games 2026 medali Indonesia angkat berat disabilitas olahraga Indonesia Paralimpiade 2028

Komentar Pengguna