Berita
Rahman Abdullah

MTQ Nasional XXXI 2026 Resmi Berakhir, Ini Pesan Menag untuk Para Juara

MTQ Nasional XXXI 2026 Resmi Berakhir, Ini Pesan Menag untuk Para Juara

21 September 2026 | 19:06

Keboncinta.com-- Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah telah resmi berakhir. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berjuang dan berhasil meraih prestasi dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.

Menurut Nasaruddin, capaian yang diraih para peserta bukanlah hasil yang muncul secara tiba-tiba. Di balik setiap prestasi terdapat proses panjang yang melibatkan latihan, ketekunan, kedisiplinan, kemampuan, doa, serta pembinaan yang dilakukan secara terus-menerus.

Pesan tersebut disampaikan Menag ketika menutup MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu, 19 September 2026.

Baca Juga: Benarkah Bumi Akan Gelap Jika Oksigen Menghilang? Ini Fakta Ilmiahnya

Prestasi MTQ Harus Diiringi Tanggung Jawab

Menjadi peserta terbaik dalam MTQ bukan berarti perjalanan telah selesai. Nasaruddin Umar mengingatkan bahwa gelar juara justru membawa amanah baru bagi mereka untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an sekaligus menyebarkan nilai-nilainya di tengah masyarakat.

Kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami maupun menulis Al-Qur’an, kata Menag, idealnya tidak hanya terlihat ketika berada di atas panggung perlombaan. Kemampuan tersebut juga perlu tercermin dalam sikap, perilaku, dan akhlak sehari-hari.

Para juara diharapkan mampu menjadi teladan dalam mempelajari, mengajarkan, menjaga, serta menerapkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan.

Dengan begitu, keberhasilan dalam MTQ tidak berhenti pada kemampuan teknis yang dinilai oleh dewan hakim, tetapi juga dapat diwujudkan melalui sikap bijaksana dan akhlak yang mulia.

Dewan Hakim Tetapkan Peserta Terbaik

Dalam acara penutupan, Ketua Dewan Hakim Syibli Syarjaya membacakan keputusan mengenai peserta terbaik dalam MTQ Nasional XXXI.

Penetapan tersebut tercantum dalam SK Nomor Kep-04/DH/MTQN-XXXI/IX/2026 tentang Penetapan Peserta Terbaik MTQ Nasional XXXI Provinsi Jawa Tengah.

Keputusan dewan hakim dinyatakan bersifat final dan mengikat serta berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Salah satu cabang yang mendapatkan penetapan pemenang adalah Seni Baca Al-Qur’an, dengan sejumlah golongan di dalamnya, termasuk Tartil Al-Qur’an dan Tilawah Anak-Anak.

Baca Juga: Lulusan SMA 2024, 2025, 2026 Bisa Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri, Ini Tahapannya

Daftar Peserta Terbaik Tartil Al-Qur’an

Pada golongan Murattil, posisi terbaik pertama diraih Ahmad Fatih Nawaf Al-Fayadh dari Kalimantan Timur. Posisi kedua ditempati Afif Muhammad Thoifur dari Riau, sedangkan posisi ketiga diraih Bahirus Syiheb dari Jawa Timur.

Untuk kategori harapan, Muhammad Naseem Ali Zaenal Abidin dari Kepulauan Riau menjadi Harapan 1. Selanjutnya ada Syahaat Munji An Naafis dari DKI Jakarta sebagai Harapan 2 dan Abizar Arfan Raqqilla dari Sulawesi Selatan sebagai Harapan 3.

Sementara itu, pada golongan Murattilah, peserta terbaik pertama adalah Izzah Qurrata'ain dari DKI Jakarta. Peringkat kedua diraih Nurin Qaila Abdhiyani dari Kalimantan Timur, sedangkan posisi ketiga ditempati Dea Elkayana Fasekha dari Jawa Tengah.

Adapun kategori harapan masing-masing ditempati Fatin Zahira dari Banten, Hamda Sakhia Dahlan dari Sumatera Barat, dan Sumayya Azizah dari Kalimantan Selatan.

Peserta Terbaik Tilawah Anak-Anak

Pada golongan Tilawah Anak-Anak kategori Qari’, posisi pertama diraih Abyzar Ramadan dari Jambi.

Posisi kedua ditempati Habibul Hamiz dari Aceh dan posisi ketiga diraih Rizky Arya Dinata dari Riau.

Untuk kategori harapan, Muhammad Febrian Nasution dari Papua ditetapkan sebagai Harapan 1. Kemudian Muhammad Azhmi Adz Dzikri dari DKI Jakarta menjadi Harapan 2 dan Muchammad Nabhan Abrisam dari Jawa Timur sebagai Harapan 3.

Sementara pada kategori Qari’ah, peserta terbaik pertama diraih Asri Wahyuni dari Kalimantan Timur. Posisi kedua ditempati Humaira Azzahra Asri Lubis dari Sumatera Utara, sedangkan posisi ketiga diraih Nihla Hudiya Alnaisa dari Nusa Tenggara Barat.

Tiga peserta yang masuk kategori harapan adalah Qana Arsyakayla Al Mufiq dari Jawa Timur, Mauludiyatun Hasanah dari Kepulauan Riau, dan Syifa Annisa Qona'ah dari Jambi.

Baca Juga: Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027: Catat 26 Tanggal yang Sudah Ditetapkan Pemerintah

Menag Ajak Peserta Terus Belajar dan Menjaga Persaudaraan

Nasaruddin Umar juga mengingatkan bahwa hasil perlombaan bukan alasan bagi peserta untuk berhenti memperdalam Al-Qur’an.

Bagi mereka yang belum mendapatkan posisi terbaik, pengalaman selama mengikuti MTQ tetap menjadi bagian berharga dari proses belajar. Kegiatan membaca, menghafal, memahami, dan mendalami Al-Qur’an merupakan perjalanan yang tidak berakhir ketika kompetisi selesai.

MTQ Nasional diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk mencari peserta terbaik dari berbagai daerah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun persaudaraan antarpeserta dan antardaerah.

Berakhirnya MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah menjadi penanda selesainya kompetisi, tetapi pembelajaran dan nilai yang diperoleh selama kegiatan diharapkan tetap dibawa pulang dan diterapkan oleh para peserta di daerah masing-masing.***

Tags:
berita nasional kemenag Menag

Komentar Pengguna