Pendidikan
M. Panji Maulana

Metode Jigsaw dalam Pembelajaran: Langkah Penerapan dan Contoh Aktivitas Kelompok

Metode Jigsaw dalam Pembelajaran: Langkah Penerapan dan Contoh Aktivitas Kelompok

16 Oktober 2026 | 08:09

keboncinta.com- Metode Jigsaw dalam pembelajaran merupakan salah satu cara mengajak siswa belajar secara kooperatif. Melalui kegiatan ini, setiap siswa mempelajari bagian materi tertentu, mendiskusikannya dengan teman yang mendapat bagian sama, lalu mengajarkannya kembali kepada kelompok asal. Dengan demikian, keberhasilan kelompok tidak hanya bergantung pada satu siswa yang paling aktif.

Bagi guru, Jigsaw dapat menjadi pilihan saat materi pelajaran mempunyai beberapa subtopik yang bisa dipelajari secara terpisah. Agar kegiatan berjalan efektif, pembagian tugas, waktu diskusi, dan penilaian individu perlu dirancang sejak awal.

Apa Itu Metode Jigsaw?

Jigsaw adalah strategi pembelajaran kooperatif yang dikembangkan oleh psikolog sosial Elliot Aronson bersama timnya pada awal 1970-an. Istilah jigsaw merujuk pada permainan menyusun kepingan gambar. Setiap anggota kelompok memegang satu kepingan informasi yang diperlukan untuk memahami keseluruhan materi.

Ada dua jenis kelompok. Pertama, kelompok asal (home group), yakni tempat siswa dengan tugas subtopik berbeda belajar bersama. Kedua, kelompok ahli (expert group), yaitu pertemuan siswa dari berbagai kelompok asal yang mempelajari subtopik sama. Setelah berdiskusi dalam kelompok ahli, siswa kembali ke kelompok asal untuk saling menjelaskan.

Jigsaw berbeda dari tugas kelompok biasa. Semua anggota tidak sekadar mengerjakan satu lembar tugas bersama, tetapi mempunyai tanggung jawab menjelaskan bagian materi dan memahami penjelasan teman.

Langkah-Langkah Menerapkan Metode Jigsaw di Kelas

1. Tetapkan tujuan pembelajaran. Guru menentukan kemampuan yang harus dikuasai siswa, kemudian memilih topik yang dapat dibagi menjadi beberapa bagian relatif mandiri. Hindari memisahkan materi yang harus dipahami secara berurutan tanpa penjelasan penghubung.

2. Siapkan bahan dan pertanyaan panduan. Untuk setiap subtopik, sediakan bacaan singkat, gambar, atau contoh konkret. Pertanyaan panduan dapat berupa: Apa ide utamanya? Bagaimana cara kerjanya? Apa contohnya dalam kehidupan sehari-hari?

3. Bentuk kelompok asal. Bagi siswa ke kelompok kecil, misalnya empat orang dengan kemampuan beragam. Berikan subtopik berbeda kepada masing-masing anggota. Jelaskan bahwa nanti setiap siswa bertugas mengajarkan bagiannya.

4. Pertemukan kelompok ahli. Siswa yang memperoleh subtopik sama berpindah ke kelompok ahli.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 3
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Metode Jigsaw Pembelajaran Kooperatif Strategi Pembelajaran Kelompok Ahli Kelompok Asal Aktivitas Belajar

Komentar Pengguna