Beasiswa
Hilmi An Naufal

Mesir Tawarkan Tambahan Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia, Prioritaskan Kedokteran, Teknik dan Sains

Mesir Tawarkan Tambahan Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia, Prioritaskan Kedokteran, Teknik dan Sains

14 Oktober 2026 | 14:12

KebonCinta.com — Kesempatan mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di Mesir berpotensi semakin terbuka setelah kedua negara sepakat memperkuat kerja sama pendidikan.

Salah satu peluang yang dibahas adalah penambahan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia.

Tawaran tersebut disampaikan dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi.

Pertemuan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta.

“Kami apresiasi tawaran Mesir untuk memberi tambahan beasiswa,” ujar Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, peluang tambahan tersebut terutama diarahkan pada bidang kedokteran, teknik dan sains.

Tiga bidang tersebut menjadi perhatian karena berkaitan dengan kebutuhan sumber daya manusia dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Namun sampai saat ini jumlah kuota tambahan belum diumumkan.

Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya menunggu informasi resmi mengenai jumlah penerima, persyaratan dan mekanisme pendaftaran.

Kerja sama pendidikan Indonesia dan Mesir sebenarnya telah berlangsung sangat lama.

Mesir menjadi salah satu tujuan pendidikan penting bagi mahasiswa Indonesia, khususnya pada bidang keislaman.

Universitas Al-Azhar di Kairo menjadi salah satu perguruan tinggi yang paling banyak dikenal masyarakat Indonesia.

Ribuan mahasiswa Indonesia selama ini belajar di Al-Azhar maupun perguruan tinggi lainnya di Mesir.

Namun kerja sama yang dibahas kedua negara tidak hanya menyangkut pendidikan keagamaan.

Indonesia ingin memperluas kolaborasi ke berbagai bidang akademik.

Salah satunya melalui pertukaran mahasiswa.

Baca Juga: Perbedaan Aqiqah dan Kurban dari Tujuan, Waktu, dan Pembagian Daging 

Kedua negara juga membahas kemitraan antarkampus serta riset bersama.

Kolaborasi penelitian dapat membuka kesempatan bagi mahasiswa maupun dosen untuk mengembangkan proyek bersama dengan perguruan tinggi Mesir.

Prabowo juga membuka peluang kehadiran lembaga pendidikan Mesir di Indonesia.

Kerja sama dapat dilakukan melalui pengiriman dosen maupun tenaga pendidik.

Sementara itu, Presiden Abdel Fattah el-Sisi memastikan Mesir tetap terbuka bagi mahasiswa Indonesia.

“Mesir siap selalu menyambut ribuan mahasiswa Indonesia,” ujar el-Sisi.

Ia menyebut mahasiswa Indonesia dapat belajar di Al-Azhar maupun universitas lain yang berada di Mesir.

Hubungan pendidikan kedua negara juga berjalan dua arah.

Bahasa dan Sastra Indonesia telah diajarkan di perguruan tinggi di Kairo.

Hal tersebut menunjukkan hubungan pendidikan tidak hanya membawa mahasiswa Indonesia belajar ke Mesir, tetapi juga memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat akademik Mesir.

Tawaran penambahan beasiswa menjadi kabar menarik bagi siswa maupun mahasiswa yang sedang mencari peluang pendidikan internasional.

Terutama bagi mereka yang ingin belajar pada bidang kedokteran, teknik dan sains.

Meski demikian, calon pendaftar perlu berhati-hati terhadap informasi yang belum berasal dari kanal resmi.

Belum diumumkannya mekanisme pendaftaran dapat dimanfaatkan pihak tertentu untuk menawarkan jalur yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Informasi resmi sebaiknya dipantau melalui pemerintah, Kedutaan Besar Republik Indonesia serta lembaga pendidikan terkait.

Jika tambahan beasiswa tersebut mulai dibuka, peluang pendidikan mahasiswa Indonesia di Mesir akan semakin beragam.

Kerja sama ini juga berpotensi memperkuat hubungan antarkampus serta penelitian antara kedua negara dalam jangka panjang.

Tags:
Beasiswa Mesir Beasiswa 2026 Mahasiswa Indonesia Kedokteran Teknik Sains Al-Azhar Kuliah Luar Negeri

Komentar Pengguna