Fenomena tersebut memperlihatkan adanya perubahan posisi cerita mistis dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Jika dahulu kisah-kisah tersebut menjadi bagian dari mekanisme kebudayaan untuk menjaga keteraturan sosial dan lingkungan, kini keberadaannya semakin banyak dimanfaatkan sebagai sumber inspirasi industri hiburan.
Pada akhirnya, kegemaran masyarakat Indonesia terhadap cerita mistis tidak cukup dijelaskan hanya melalui ketertarikan terhadap hal-hal menakutkan. Ada sejarah, konstruksi budaya, pengalaman sosial, hingga kepentingan ekonomi yang turut membentuk popularitasnya. Cerita mistis menjadi bukti bahwa kebudayaan dapat terus bertahan, meskipun fungsi dan cara masyarakat menikmatinya mengalami perubahan.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir