KebonCinta.com - Sertifikat kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu dokumen penting bagi calon peserta Beasiswa LPDP Co-Funding 2026.
Program ini membuka kesempatan melanjutkan pendidikan magister dan doktor di berbagai perguruan tinggi luar negeri.
Namun, setiap program memiliki persyaratan kemampuan bahasa yang perlu diperhatikan sebelum mendaftar.
Berdasarkan informasi program LPDP Co-Funding 2026, beberapa contoh persyaratan bahasa Inggris adalah sebagai berikut.
Baca Juga: Pendaftaran LPDP Co-Funding 2026 Ditutup 1 Desember! Catat Jadwal Seleksi hingga Pengumuman 2027
| Program | IELTS Minimal | TOEFL iBT Minimal |
| UC Davis | 6,5 | 90 |
| NAIST | 6,0 | 74 |
| University College Dublin | 6,5 | 90 |
Selain IELTS dan TOEFL iBT, beberapa program juga menerima Duolingo English Test.
Misalnya, NAIST mencantumkan skor Duolingo minimal 115, sedangkan University College Dublin minimal 120.
Sementara itu, persyaratan pada Washington University, University of Queensland, University of Sydney, dan TU Braunschweig perlu diperiksa langsung melalui panduan resmi masing-masing program.
Tidak semua jenis sertifikat bahasa dapat digunakan untuk seluruh program.
Pendaftar perlu memastikan jenis tes, skor minimum, serta masa berlaku sertifikat sesuai ketentuan LPDP dan perguruan tinggi tujuan.
Apabila terdapat ketentuan khusus mengenai kemampuan bahasa pada program studi tertentu, pelamar juga harus memperhatikannya.
Calon peserta dapat mempertimbangkan mengikuti tes ulang sebelum batas pendaftaran apabila masih tersedia waktu.
Namun, pelamar perlu memperhitungkan jadwal tes dan waktu penerbitan hasil.
Pendaftaran tujuh program LPDP Co-Funding berlangsung hingga 1 Desember 2026.
Karena itu, calon peserta sebaiknya memeriksa persyaratan bahasa sejak awal agar tidak mengalami kendala ketika mengunggah dokumen.
Baca Juga: LPDP Buka 7 Beasiswa Co-Funding 2026 di 5 Negara! Ini Daftar Kampus untuk Kuliah S2 dan S3
Informasi lengkap tersedia melalui situs resmi LPDP dan halaman beasiswa masing-masing perguruan tinggi.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir