KebonCinta.com — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia membuka rekrutmen tenaga kontrak untuk mendukung pelaksanaan program The Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis, Malaria dan Resilient and Sustainable Systems for Health (GF-ATMR) tahun 2026.
Pendaftaran berlangsung singkat, yakni pada 29–30 Oktober 2026, dan akan berakhir pada Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB. Kesempatan ini ditujukan kepada tenaga profesional yang memenuhi kualifikasi pendidikan serta pengalaman kerja sesuai kebutuhan.
Pengumuman tersebut diterbitkan Direktorat Penyakit Menular, Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, melalui pengumuman nomor KP.01.10/C.III/3900/2026.
FORMASI LOWONGAN YANG DIBUKA
Baca Juga: SOP Penanganan Pelanggaran Siswa 2026: Alur Kolaboratif, Rujukan Pokja, dan Contoh Formulir
Berdasarkan dokumen resmi, terdapat dua formasi yang dibuka kembali untuk memenuhi kebutuhan tenaga program GF-ATMR. Setiap formasi menyediakan satu posisi.
Formasi pertama adalah Financial Technical Assistant dengan pendidikan minimal D4 atau S1 Akuntansi, Keuangan, Manajemen, atau bidang relevan. Pelamar wajib memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun dalam bidang keuangan, akuntansi, atau pengelolaan anggaran proyek.
Posisi ini membutuhkan kemampuan pengolahan data keuangan menggunakan Microsoft Office, khususnya Excel, serta pemahaman sistem informasi akuntansi. Pengalaman dalam pengelolaan dana hibah, audit, atau lembaga donor menjadi nilai tambah.
Formasi kedua adalah Malaria Planner dengan pendidikan minimal D4 atau S1 Kesehatan Masyarakat, Epidemiologi, Manajemen Kesehatan, atau bidang lain yang relevan.
Pelamar posisi Malaria Planner harus memiliki pengalaman minimal dua tahun dalam perencanaan dan penganggaran program kesehatan. Kemampuan menyusun rencana kerja, anggaran, serta menganalisis perbedaan antara rencana dan realisasi menjadi bagian dari kualifikasi.
PERSYARATAN UMUM PENDAFTARAN
Peserta harus merupakan warga negara Indonesia dengan usia maksimal 45 tahun pada November 2026. Pelamar juga harus sehat jasmani dan rohani serta mampu bekerja dalam tim.
Persyaratan lainnya adalah tidak sedang terikat kontrak dengan instansi pemerintah maupun swasta pada 9 November 2026, memiliki laptop untuk mendukung pekerjaan, dan mampu berkoordinasi dengan berbagai lembaga terkait.
Kemampuan berbahasa Inggris yang baik juga menjadi nilai tambah dalam seleksi.
DOKUMEN YANG HARUS DISIAPKAN
Pelamar perlu menyiapkan surat lamaran bermeterai Rp10.000 yang ditujukan kepada Direktur Penyakit Menular. Surat tersebut harus mencantumkan alamat korespondensi dan nomor telepon yang dapat dihubungi.
Dokumen lainnya meliputi daftar riwayat hidup, hasil pindai ijazah asli, transkrip nilai, KTP, pasfoto berwarna terbaru, dan bukti pengalaman kerja dari tempat sebelumnya.
Pelamar juga wajib melampirkan surat keterangan sehat dari dokter di fasilitas pelayanan kesehatan yang diterbitkan paling lama bulan Agustus 2026.
CARA DAFTAR LOWONGAN KEMENKES
Pendaftaran dilaksanakan secara daring melalui tautan resmi berikut:
http://s.kemkes.go.id/RekrutmenGFOktober2026
Peserta harus mengisi formulir dan mengunggah seluruh dokumen sebelum pukul 23.59 WIB pada 30 Oktober 2026.
Panitia menegaskan bahwa tidak tersedia mekanisme perbaikan berkas setelah diunggah. Karena itu, calon peserta perlu memeriksa seluruh dokumen sebelum menyelesaikan pendaftaran.
JADWAL SELEKSI DAN MASA KERJA
Seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 2 November 2026. Hasil seleksi administrasi diumumkan pada 3 November, diikuti seleksi kompetensi dan wawancara pada 4–5 November.
Pengumuman akhir dijadwalkan pada 6 November 2026. Peserta yang dinyatakan lolos akan bekerja di Kementerian Kesehatan, Jakarta, mulai 9 November hingga 31 Desember 2026.
Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen tidak dipungut biaya. Informasi perubahan jadwal dan hasil seleksi dapat diperiksa melalui https://kemkes.go.id.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir