KebonCinta.com - Kerutan dan garis halus merupakan bagian dari perubahan kulit yang dapat muncul seiring bertambahnya usia. Salah satu faktor yang berperan adalah perubahan kolagen dan elastin, protein yang membantu mempertahankan struktur serta elastisitas kulit.
Proses tersebut tidak dapat dihindari sepenuhnya. Namun, menjaga asupan nutrisi dan menerapkan kebiasaan sehari-hari yang mendukung kesehatan kulit dapat menjadi bagian dari perawatan jangka panjang.
Makanan memang tidak bisa menjamin kulit bebas kerutan. Meski begitu, tubuh membutuhkan sejumlah zat gizi untuk menjalankan fungsi normalnya, termasuk membentuk kolagen dan melindungi sel dari kerusakan.
Berikut beberapa nutrisi dan kebiasaan yang dapat diperhatikan untuk mendukung kesehatan kulit.
Baca Juga: Gratis Masuk Ancol hingga 31 Oktober 2026, Ada Diskon Kuliner 15 Persen! Cek Jadwal dan Syaratnya
Vitamin C bukan hanya dikenal sebagai nutrisi yang mendukung sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini juga diperlukan dalam proses pembentukan kolagen.
Kolagen berperan dalam menjaga struktur jaringan tubuh, termasuk kulit. Ketika asupan vitamin C tidak mencukupi, proses pembentukan kolagen dapat terganggu.
Sumber vitamin C dapat ditemukan dalam jambu biji, jeruk, kiwi, stroberi, paprika, dan sejumlah sayuran lainnya. Mengonsumsi buah dan sayuran secara bervariasi membantu memenuhi kebutuhan vitamin tersebut.
Tidak perlu mengandalkan satu buah tertentu. Pilih bahan pangan yang mudah diperoleh dan sesuai dengan kebutuhan serta kebiasaan makan sehari-hari.
Penting pula dipahami bahwa mengonsumsi vitamin C dalam jumlah berlebihan tidak otomatis membuat kulit menghasilkan kolagen lebih banyak. Memenuhi kebutuhan nutrisi sesuai anjuran lebih penting daripada mengejar konsumsi dalam jumlah ekstrem.
Kolagen merupakan protein yang tersusun dari asam amino. Karena itu, tubuh membutuhkan asupan protein yang cukup untuk mendukung pembentukan dan perbaikan jaringan.
Ikan, telur, ayam, daging, susu, tahu, tempe, dan kacang-kacangan dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian.
Selain protein, pola makan yang seimbang juga menyediakan nutrisi lain yang diperlukan tubuh untuk menjalankan proses metabolisme. Itulah sebabnya, perawatan kulit sebaiknya tidak hanya berfokus pada satu zat gizi.
Bagi orang yang memiliki kebutuhan diet khusus, pemilihan sumber protein dapat disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan saran tenaga kesehatan.
Kulit memiliki lapisan pelindung yang membantu mempertahankan kelembapan dan melindungi tubuh dari lingkungan luar. Kondisi lapisan ini dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk perawatan kulit, lingkungan, dan keadaan tubuh.
Alpukat, ikan berlemak seperti salmon, serta kacang kenari menyediakan lemak tak jenuh. Ikan berlemak juga mengandung omega-3, sedangkan kenari menyediakan omega-3 jenis ALA.
Lemak merupakan bagian penting dari pola makan karena berperan dalam berbagai fungsi tubuh. Mengonsumsi sumber lemak sehat dalam jumlah yang sesuai dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi secara keseluruhan.
Namun, jangan menganggap makanan berlemak sehat sebagai pelembap dari dalam yang dapat menggantikan produk perawatan kulit. Keduanya bekerja dengan cara berbeda dan dapat menjadi bagian dari rutinitas perawatan yang saling melengkapi.
Radikal bebas terbentuk melalui berbagai proses di dalam tubuh dan dapat meningkat akibat paparan lingkungan, termasuk sinar ultraviolet.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir