Berita
Hilmi An Naufal

Kemendikdasmen Perluas Kesempatan Kuliah S1 dan D4 bagi 150 Ribu Guru

Kemendikdasmen Perluas Kesempatan Kuliah S1 dan D4 bagi 150 Ribu Guru

24 September 2026 | 14:22

BANDUNG — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memperluas kesempatan bagi guru yang belum memiliki kualifikasi akademik S1 atau D4 untuk melanjutkan pendidikan. Melalui Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik (PKA), sebanyak 150.000 guru mendapat kesempatan mengikuti program tersebut pada 2026.

Jumlah itu meningkat dibandingkan kuota tahun sebelumnya yang mencapai 12.500 penerima manfaat. Perluasan program menjadi salah satu langkah pemerintah untuk membantu guru memenuhi kualifikasi akademik yang dipersyaratkan dalam profesinya.

Salah satu mekanisme yang digunakan ialah Rekognisi Pembelajaran Lampau atau RPL. Melalui mekanisme ini, capaian pembelajaran dan pengalaman yang telah dimiliki guru dapat dinilai serta dipertimbangkan dalam proses pendidikan. Pengakuannya tetap mengikuti ketentuan perguruan tinggi yang menyelenggarakan program.

Bagi guru yang telah lama mengajar tetapi belum menyelesaikan pendidikan S1 atau D4, mekanisme tersebut membuka jalan untuk melanjutkan studi dengan mempertimbangkan kemampuan yang sudah diperoleh. Meski demikian, peserta tetap harus mengikuti proses pendidikan dan memenuhi persyaratan akademik yang berlaku di kampus.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menekankan bahwa tujuan PKA tidak berhenti pada perolehan ijazah. Program tersebut diharapkan meningkatkan kompetensi guru dan memberi dampak pada kualitas pembelajaran di kelas.

Pesan itu disampaikan Fajar saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Bandung pada Senin, 21 September 2026. Ia juga mengapresiasi perguruan tinggi tersebut sebagai salah satu mitra Kemendikdasmen dalam pelaksanaan PKA melalui RPL.

Menurut Fajar, masih ada ratusan ribu guru yang belum menyelesaikan pendidikan S1 atau D4 karena berbagai keterbatasan. Pemerintah menempatkan percepatan pemenuhan kualifikasi guru sebagai program prioritas karena guru memegang peran langsung dalam proses belajar murid.

Kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dari pelaksanaan program. Kampus berperan menyelenggarakan pendidikan dan menilai capaian pembelajaran peserta, sementara guru memperoleh kesempatan untuk memperdalam pengetahuan serta mengembangkan praktik mengajarnya.

Kemendikdasmen berharap peserta PKA dapat membawa hasil studinya kembali ke ruang kelas. Dengan demikian, kesempatan melanjutkan pendidikan tidak hanya membantu guru memenuhi kualifikasi formal, tetapi juga mendukung pembelajaran yang semakin baik bagi siswa.

Guru yang berminat mengikuti program ini perlu memantau informasi resmi dari Kemendikdasmen dan perguruan tinggi mitra mengenai persyaratan, tahapan, serta mekanisme pendaftaran. Angka 150.000 menunjukkan cakupan kesempatan program, bukan berarti seluruh guru telah otomatis terdaftar sebagai peserta.

Tags:
Berita guru

Komentar Pengguna