Kaki-kaki merupakan bagian yang perlu diperiksa secara menyeluruh ketika mencari Suzuki Baleno bekas. Pada unit yang sudah berumur, komponen seperti as roda, sambungan kemudi, bushing, dan sokbreker bisa mengalami keausan.
Gejalanya dapat berupa bunyi gemuruh ketika berbelok, suara benturan saat melewati jalan rusak, atau getaran yang terasa pada kemudi. Jika ditemukan tanda-tanda tersebut, jangan langsung menganggapnya sebagai kerusakan ringan. Mintalah mekanik memeriksa sumber masalah dan memperkirakan biaya perbaikannya.
Baca Juga: iPhone Duo Jadi iPhone Lipat Pertama Apple, Simak Spesifikasi dan Harga Lengkapnya
Salah satu kekurangan Baleno generasi lama adalah kenyamanan akustik kabin yang belum sebaik kendaraan keluaran baru. Suara mesin, ban, dan kendaraan dari luar dapat terdengar ketika mobil sedang melaju.
Bagi pengendara yang sering melakukan perjalanan jauh, hal ini mungkin terasa mengganggu. Kondisi karet pintu, dudukan mesin, ban, dan komponen interior juga dapat memengaruhi tingkat kebisingan.
Suspensi yang nyaman di jalan tidak selalu berarti mobil terasa mantap dalam semua situasi. Pada Baleno 2001, karakter suspensi yang empuk dapat membuat bodi terasa mengayun ketika melaju cepat atau bermanuver.
Karena itu, pengujian berkendara perlu dilakukan untuk mengetahui apakah mobil masih stabil. Periksa juga kondisi ban, sokbreker, dan komponen kaki-kaki sebelum mengambil keputusan.
Usia kendaraan menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Selain mesin dan transmisi, komponen seperti pompa bahan bakar, sistem pendingin, karet-karet, power window, serta mekanisme gagang pintu dapat mengalami penurunan fungsi.
Tidak semua unit pasti mengalami kerusakan yang sama. Namun, pemeriksaan menyeluruh tetap diperlukan untuk menghindari pengeluaran tambahan setelah mobil dibeli. Riwayat servis dan bukti penggantian komponen penting bisa menjadi bahan pertimbangan.
Dibandingkan mobil yang lebih baru, fitur keselamatan dan kenyamanan pada Suzuki Baleno 2001 tentu lebih sederhana. Kelengkapan fitur juga bisa berbeda menurut varian dan kondisi unit yang dijual.
Calon pembeli perlu memeriksa fungsi sabuk pengaman, rem, lampu, ban, serta perangkat keselamatan lain yang tersedia. Jangan hanya terpaku pada aksesori tambahan seperti audio atau pelek, karena kondisi teknis kendaraan jauh lebih penting.
Sebelum memutuskan membeli, lakukan pemeriksaan mesin ketika kondisi masih dingin, perhatikan apakah ada kebocoran oli atau cairan pendingin, lalu uji perpindahan gigi dan respons rem. Dengarkan pula bunyi yang muncul dari roda dan kemudi saat mobil berjalan.
Periksa riwayat penggantian komponen penting, termasuk timing belt sesuai kebutuhan perawatan mesin yang digunakan. Pastikan nomor rangka dan nomor mesin sesuai dokumen kendaraan, serta cek kelengkapan surat-suratnya.
Jika belum berpengalaman menilai kondisi mobil, ajak mekanik tepercaya untuk melakukan inspeksi.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir