KebonCinta.com - Kabar baik bagi mahasiswa asal Jawa Barat yang memiliki keterbatasan ekonomi tetapi ingin menempuh pendidikan tinggi di perguruan tinggi ternama. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM tengah merancang program beasiswa bagi 1.000 mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB).
Program tersebut diprioritaskan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Rencana ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan tinggi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan biaya.
Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa dirinya sedang merumuskan konsep bantuan pendidikan tersebut. Ia berharap semakin banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu di Jawa Barat yang dapat mengenyam pendidikan di ITB.
"Saya sudah akan menyiapkan lagi sekarang 1.000 anak Jawa Barat. Saya ingin, saya cita-cita nih. Lagi-lagi saya rumusin, ingin semuanya sekolah di ITB. Dan itu orang-orang miskin. Saya lagi nyiapin konsepnya," ungkap KDM, sebagaimana dikutip dari Antara, Sabtu (31/10/2026).
Meski demikian, program beasiswa dengan kuota 1.000 mahasiswa tersebut masih dalam tahap perumusan konsep. Artinya, masyarakat perlu menunggu pengumuman resmi mengenai persyaratan, mekanisme pendaftaran, dan jadwal pelaksanaannya.
Sambil menyiapkan program baru, Pemprov Jawa Barat sebenarnya telah menjalankan program bantuan pendidikan bagi mahasiswa ITB.
Melalui Beasiswa Pemprov Jabar 2027, pemerintah menyediakan kuota bantuan untuk 500 mahasiswa asal Jawa Barat. Pendaftaran program tersebut dibuka hingga 31 Desember 2026.
Bantuan yang diberikan berupa Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) ITB. Program ini dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria untuk memperoleh dukungan biaya pendidikan.
Adapun persyaratan yang harus diperhatikan calon pendaftar meliputi:
Dengan batas pendaftaran hingga akhir Desember 2026, mahasiswa yang berminat sebaiknya mulai mempersiapkan dokumen administrasi agar tidak terburu-buru menjelang penutupan.
Selain bantuan khusus mahasiswa ITB, Pemprov Jawa Barat juga memiliki rekam jejak dalam menyediakan program beasiswa bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan.
Salah satunya adalah Jabar Future Leaders Scholarship (JFLS), yang pernah diselenggarakan pada 2019 hingga 2024.
Berbeda dengan bantuan khusus mahasiswa ITB, JFLS memiliki cakupan jenjang pendidikan yang lebih luas. Program ini ditujukan bagi warga Jawa Barat yang ingin melanjutkan pendidikan mulai dari Diploma III (D3), Diploma IV (D4), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3).
Penerima beasiswa memperoleh bantuan biaya pendidikan sekaligus program pendampingan untuk mendukung pengembangan kemampuan dan potensi mahasiswa.
Program JFLS juga menyediakan beberapa kategori beasiswa yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan maupun prestasi calon penerima.
Rencana pemberian beasiswa untuk 1.000 mahasiswa ITB menunjukkan adanya perhatian Pemprov Jawa Barat terhadap akses pendidikan tinggi bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.
Sebab, biaya pendidikan masih menjadi salah satu tantangan bagi sebagian keluarga yang ingin menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi.
Jika konsep beasiswa tersebut terealisasi, program ini diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk mengenyam pendidikan di ITB.
Bagi mahasiswa asal Jawa Barat, terdapat dua informasi yang perlu diperhatikan. Pertama, rencana beasiswa untuk 1.000 mahasiswa yang masih dalam tahap perumusan. Kedua, Beasiswa Pemprov Jabar 2027 untuk 500 mahasiswa ITB yang pendaftarannya berlangsung hingga 31 Desember 2026.
Karena itu, calon penerima bantuan perlu terus memantau pengumuman resmi Pemprov Jawa Barat maupun ITB agar tidak melewatkan informasi terbaru mengenai program beasiswa tersebut.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir