KebonCinta.com - Kabar baik bagi pendidik dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali membuka pendaftaran Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Dasar Angkatan 7 Tahun 2026.
Program ini memberikan kesempatan kepada guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pembelajaran yang ramah terhadap keberagaman kebutuhan peserta didik.
Pelatihan dilaksanakan melalui skema belajar mandiri dengan memanfaatkan platform Ruang GTK.
Baca Juga: Pelatihan Mandiri Pembelajaran Mendalam di Ruang GTK: Cara Mengakses dan Tahapan Belajarnya
Pendidikan inklusif merupakan pendekatan pendidikan yang memberikan kesempatan belajar kepada seluruh murid, termasuk peserta didik penyandang disabilitas.
Melalui pelatihan ini, guru diharapkan dapat memahami pentingnya menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman, adaptif, dan menghargai perbedaan.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pendidik dalam menghadapi keberagaman karakteristik peserta didik.
Baca Juga: Ruang GTK Jadi Syarat Pengangkatan PPPK dan CPNS 2027? Ini Fungsi, Manfaat, dan Faktanya
Berdasarkan informasi resmi Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, pendaftaran Angkatan 7 berlangsung pada 23–31 Oktober 2026.
Sementara itu, pelaksanaan pembelajaran dijadwalkan mulai 1 hingga 30 November 2026.
Pelatihan menggunakan sistem pembelajaran mandiri sehingga peserta dapat mempelajari materi sesuai ketentuan waktu yang tersedia.
Baca Juga: Lebih dari 70 Ribu Guru SD-SMP Akses Materi Pembelajaran Mendalam, Coding dan AI di Ruang GTK
Program ini diperuntukkan bagi pendidik dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang pendidikan.
Guru PAUD, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah memiliki kesempatan mengikuti pelatihan selama memenuhi persyaratan.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui platform Ruang GTK dengan menggunakan akun belajar.id.
Calon peserta disarankan segera memeriksa informasi pendaftaran sebelum periode yang ditentukan berakhir.
Melalui program ini, Kemendikdasmen berharap semakin banyak pendidik mampu menghadirkan pembelajaran yang memberikan kesempatan setara kepada seluruh murid.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir