Beasiswa
Al Fina

Kabar Baik! Daftar Beasiswa LPDP Tak Harus Ambil S2 yang Linier dengan Jurusan S1, Ini Penjelasannya

Kabar Baik! Daftar Beasiswa LPDP Tak Harus Ambil S2 yang Linier dengan Jurusan S1, Ini Penjelasannya

08 November 2026 | 12:13

KebonCinta.com - Kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister melalui beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ternyata tidak hanya terbuka bagi mereka yang ingin mendalami bidang ilmu yang sama dengan pendidikan sebelumnya.

Lulusan sarjana yang berencana berganti haluan akademik atau mengambil program studi berbeda saat S2 tetap memiliki kesempatan untuk mendaftar beasiswa LPDP. Artinya, perbedaan jurusan antara jenjang S1 dan S2 bukan otomatis menjadi penghalang bagi calon penerima beasiswa.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP, Dr. Agam Bayu Suryanto, MBA, dalam kegiatan European Higher Education Fair (EHEF) Indonesia 2026 di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Sabtu (7/11/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Agam menjelaskan bahwa LPDP tidak menjadikan kesesuaian jurusan S1 dan S2 sebagai persyaratan mutlak dalam proses seleksi beasiswa.

Baca Juga: Beasiswa Karawang Cerdas 2026 Resmi Dibuka! Siswa SD hingga Mahasiswa Bisa Dapat Bantuan, Ini Syarat Lengkapnya 

Ia mencontohkan seseorang yang memiliki latar belakang pendidikan S1 Akuntansi tetap diperbolehkan memilih program magister di bidang ilmu lain.

Dengan demikian, calon mahasiswa tidak harus terpaku pada satu bidang keilmuan hanya karena jurusan yang pernah ditempuh saat kuliah sarjana.

Bukan Linearitas, Ini yang Diperhatikan LPDP

Meski memberikan keleluasaan dalam memilih bidang studi, bukan berarti pelamar dapat menentukan program pendidikan tanpa memiliki perencanaan yang jelas.

Agam menegaskan bahwa terdapat sejumlah aspek yang justru menjadi perhatian dalam proses seleksi, terutama rencana setelah menyelesaikan pendidikan dan bentuk kontribusi yang akan diberikan kepada Indonesia.

Kedua aspek tersebut menjadi penting karena beasiswa LPDP tidak sekadar bertujuan membantu masyarakat memperoleh pendidikan tinggi, tetapi juga mendorong lahirnya sumber daya manusia yang mampu memberikan manfaat bagi pembangunan nasional.

Oleh karena itu, pelamar lintas jurusan perlu menjelaskan alasan memilih bidang studi baru serta keterkaitannya dengan rencana pengembangan diri dan pengabdian setelah lulus.

Sebagai contoh, seseorang dengan latar belakang pendidikan ekonomi yang ingin melanjutkan studi di bidang teknologi perlu mampu menjelaskan bagaimana pengetahuan tersebut akan digunakan untuk menjawab persoalan atau kebutuhan di Indonesia.

Pilihan Bidang Studi Harus Sejalan dengan Misi Kontribusi

Dalam informasi resmi LPDP, setiap program beasiswa memiliki orientasi kontribusi yang perlu diperhatikan oleh calon pendaftar.

Salah satunya adalah LPDP SHARE yang memberikan perhatian pada bidang sosial, budaya, humaniora, keagamaan, pendidikan, dan sektor lain yang berkaitan dengan pengembangan masyarakat.

Sementara itu, LPDP Industri Strategis diarahkan untuk mendukung pengembangan sektor-sektor prioritas nasional.

Cakupannya meliputi kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi, kecerdasan buatan (AI), semikonduktor, hilirisasi, industrialisasi, pertahanan, material dan manufaktur maju, energi, hingga sektor maritim.

Perbedaan fokus tersebut menunjukkan bahwa pemilihan program studi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada minat pribadi, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan dan arah kontribusi yang ingin diwujudkan setelah menyelesaikan pendidikan.

Jangan Lupa Periksa Persyaratan Kampus Tujuan

Ada satu hal penting yang perlu diperhatikan calon pelamar. Meskipun LPDP tidak mempermasalahkan linearitas jurusan secara umum, bukan berarti seluruh perguruan tinggi memiliki kebijakan penerimaan mahasiswa yang sama.

Setiap universitas dan program studi dapat menetapkan ketentuan akademik tersendiri, termasuk persyaratan latar belakang pendidikan bagi calon mahasiswa magister.

Karena itu, pelamar perlu memeriksa ketentuan penerimaan mahasiswa baru di kampus tujuan sebelum menentukan pilihan studi.

Jangan sampai berhasil memenuhi persyaratan beasiswa, tetapi justru terkendala ketika mengikuti proses seleksi masuk universitas.

Pada akhirnya, peluang lintas jurusan melalui LPDP memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan kompetensi dan mengeksplorasi bidang keilmuan baru. Namun, peluang tersebut tetap perlu disertai perencanaan studi yang matang, alasan akademik yang kuat, serta gambaran kontribusi nyata bagi Indonesia.

Tags:
lintas jurursan lpdp beasiswa

Komentar Pengguna