Ciayumajakuning
Hilmi An Naufal

Insentif 2.347 Guru PAUD dan TK Indramayu Rp900 Ribu Mulai Cair, Disdikbud Jelaskan Kendala Rekening Penerima

Insentif 2.347 Guru PAUD dan TK Indramayu Rp900 Ribu Mulai Cair, Disdikbud Jelaskan Kendala Rekening Penerima

04 November 2026 | 07:06

KebonCinta.com — Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, merealisasikan pencairan insentif bagi ribuan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) setelah sebelumnya mengalami penundaan.

Berdasarkan laporan Radar Indramayu yang diterbitkan Selasa, 3 November 2026, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2.112.300.000 untuk insentif 2.347 guru PAUD dan TK.

Insentif tersebut mencakup periode Januari hingga September 2026 dengan nilai pembayaran Rp900.000 bagi setiap penerima yang memenuhi ketentuan.

BESARAN INSENTIF GURU PAUD DAN TK

Baca Juga: Doa Setelah Membaca Al-Qur'an agar Ilmu Bermanfaat, Ini Penjelasan Prof Mahmud Al-Dausary 

Pemerintah Kabupaten Indramayu memberikan insentif sebesar Rp100.000 per bulan kepada guru yang tercatat sebagai penerima program.

Dalam pencairan kali ini, pembayaran dilakukan untuk sembilan bulan sekaligus sehingga jumlah yang diterima mencapai Rp900.000 per guru.

Pembayaran dilakukan melalui rekening perbankan masing-masing penerima. Dengan demikian, guru tidak harus mengambil dana secara tunai melalui perantara organisasi atau pihak lain.

Namun, insentif tersebut merupakan bantuan dari pemerintah daerah dan tidak boleh disamakan dengan gaji pokok, tunjangan profesi guru, ataupun pembayaran TPG dari pemerintah pusat.

SEBAGIAN BESAR GURU SUDAH MENERIMA

Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kabupaten Indramayu, Umyati, menyampaikan bahwa lebih dari 99 persen guru PAUD yang menjadi sasaran telah menerima pencairan.

Umyati mengapresiasi dukungan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, beserta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta DPRD Kabupaten Indramayu dalam mendorong penyelesaian persoalan tersebut.

Sementara itu, Ketua IGTKI PGRI Kabupaten Indramayu, Sunaeni Wertisari, juga menyambut baik realisasi bantuan yang telah lama dinantikan para guru TK.

Menurutnya, pembayaran tersebut dapat menjadi tambahan penghasilan untuk membantu kebutuhan sehari-hari para pendidik.

TIGA REKENING MASIH TERKENDALA

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu, Caridin, membenarkan bahwa penyaluran insentif pada prinsipnya telah terlaksana.

Meski demikian, terdapat tiga guru yang masih mengalami kendala administrasi perbankan karena data rekening tidak valid.

Ketiga penerima tersebut perlu memperbarui atau mengganti rekening agar proses pembayaran dapat diselesaikan.

Dengan demikian, pencairan yang sudah direalisasikan tidak berarti seluruh rekening penerima telah berhasil menerima transfer tanpa kendala.

Guru yang belum memperoleh dana perlu melakukan konfirmasi kepada pengelola program atau Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui jalur resmi.

SEBELUMNYA SEMPAT DIBAHAS DPRD

Persoalan insentif guru PAUD sebelumnya mendapat perhatian DPRD Kabupaten Indramayu.

Pada 6 Oktober 2026, Komisi II DPRD menggelar audiensi bersama perwakilan HIMPAUDI, Dinas Pendidikan, dan Inspektorat untuk membahas penundaan pembayaran.

Dalam pertemuan tersebut, HIMPAUDI meminta kepastian pencairan sekaligus kejelasan mengenai ketentuan penerima bantuan.

Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa pencairan masih menghadapi penyesuaian aturan sehingga membutuhkan pemeriksaan administratif.

Komisi II DPRD kemudian mendorong penyelesaian persoalan agar bantuan dapat diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.

GURU BERHARAP NILAI INSENTIF MENINGKAT

Setelah pembayaran berhasil direalisasikan, HIMPAUDI berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan pendidik PAUD pada tahun berikutnya.

Salah satu harapannya adalah peningkatan nominal insentif dan pengaturan jadwal pembayaran yang lebih teratur.

Namun, sampai 3 November 2026, belum terdapat keputusan resmi mengenai kenaikan insentif bulanan dari Rp100.000 menjadi nominal baru.

Para pendidik juga belum dapat menganggap bahwa pencairan sembilan bulan tersebut merupakan pengumuman bantuan tambahan untuk periode berikutnya.

Bagi guru PAUD dan TK di Indramayu, perkembangan terpenting saat ini adalah terealisasinya pembayaran yang sebelumnya tertunda serta penyelesaian kendala rekening bagi penerima yang belum berhasil menerima transfer.

Tags:
Insentif guru PAUD 2026 guru TK Indramayu insentif Rp900 ribu HIMPAUDI Indramayu Lucky Hakim Disdikbud Indramayu Kesejahteraan Guru pencairan insentif.

Komentar Pengguna