Kesehatan
Rahman Abdullah

Ikan Sarden Kaya Omega-3 dan Protein, Ini Manfaatnya Jika Dikonsumsi Secara Rutin

Ikan Sarden Kaya Omega-3 dan Protein, Ini Manfaatnya Jika Dikonsumsi Secara Rutin

07 November 2026 | 14:17

Membantu Pembentukan Sel Darah Merah

Vitamin B12 yang terkandung dalam ikan sarden dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel darah merah secara normal. Vitamin ini juga berperan dalam sintesis DNA dan pemeliharaan sistem saraf.

Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan jenis anemia tertentu. Karena itu, mengonsumsi makanan yang menjadi sumber vitamin B12, termasuk ikan, dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut.

Baca Juga: Yogurt Tanpa Gula atau Yogurt Berperasa, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan? 

Lebih Baik Ikan Sarden Segar atau Kalengan?

Sarden segar dan sarden kalengan sama-sama dapat menjadi pilihan makanan bergizi. Perbedaannya terletak pada pengolahan, bahan tambahan, dan cara penyajiannya.

Sarden segar memberi keleluasaan untuk mengatur bumbu serta jumlah garam dan minyak yang digunakan. Ikan ini bisa dimasak dengan cara dikukus, dipanggang, atau dimasak berkuah.

Sementara itu, sarden kalengan lebih praktis karena umumnya sudah dimasak dan siap diolah kembali. Sebagian produk juga memungkinkan tulang ikan dikonsumsi karena teksturnya menjadi lunak selama proses pengolahan.

Akan tetapi, konsumen sebaiknya memperhatikan label kemasan. Pilih produk dengan kandungan natrium yang sesuai kebutuhan dan periksa informasi gizi, komposisi, serta tanggal kedaluwarsanya.

Bagi orang yang perlu membatasi asupan garam, sarden kalengan dengan kandungan natrium lebih rendah dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Cara Mengolah Ikan Sarden agar Tetap Bergizi

Mengolah sarden tidak harus menggunakan banyak minyak atau bumbu berlebihan. Ikan ini dapat dimasak dengan tomat, bawang merah, bawang putih, cabai, dan sedikit minyak untuk menghasilkan hidangan yang lezat.

Menambahkan sayuran seperti wortel, buncis, atau sawi juga dapat meningkatkan variasi nutrisi dalam satu menu. Dengan demikian, makanan tidak hanya mengandalkan protein ikan, tetapi juga menyediakan serat, vitamin, dan mineral dari sayuran.

Jika menggunakan sarden kalengan, perhatikan kadar garam pada sausnya. Hindari menambahkan garam secara berlebihan sebelum mencicipi masakan karena produk tersebut mungkin sudah mengandung cukup banyak natrium.

Untuk sarden segar, pastikan ikan disimpan dengan benar, dibersihkan, dan dimasak hingga matang. Sementara itu, sarden kalengan yang kemasannya menggembung, bocor, atau rusak sebaiknya tidak dikonsumsi.

Siapa yang Perlu Memperhatikan Konsumsi Sarden?

Meskipun bergizi, ikan sarden tetap perlu dikonsumsi dalam jumlah yang wajar sebagai bagian dari pola makan yang bervariasi.

Orang yang memiliki alergi ikan perlu menghindari sarden. Sementara itu, individu yang harus membatasi natrium sebaiknya lebih teliti memilih produk kalengan dan memperhatikan jumlah konsumsinya.

Bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu dan menjalani pengaturan pola makan khusus, pilihan serta porsi ikan dapat disesuaikan dengan saran tenaga kesehatan.

Pada akhirnya, ikan sarden merupakan pilihan lauk yang praktis, relatif ekonomis, dan kaya nutrisi. Dengan pemilihan produk yang tepat serta cara pengolahan yang sehat, ikan ini dapat menjadi bagian dari menu harian untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga.***

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
Ikan sarden Manfaat sarden Kandungan gizi sarden

Komentar Pengguna