Keboncinta.com — Kehabisan baterai smartphone ketika sedang berada di luar rumah bisa menjadi masalah, terutama saat tidak membawa charger atau power bank. Kondisi tersebut dapat mengganggu aktivitas, terlebih ketika HP masih dibutuhkan untuk komunikasi, navigasi, maupun pekerjaan.
Namun, pengguna HP Samsung Galaxy yang memiliki fitur Wireless PowerShare dapat memanfaatkan perangkatnya sebagai sumber daya cadangan. Teknologi ini memungkinkan smartphone membagikan energi baterai ke perangkat lain melalui pengisian daya nirkabel.
Dikutip dari Engadget, Kamis (29/10/2026), Wireless PowerShare menjadi fitur praktis ketika perangkat lain kehabisan baterai dan tidak tersedia pengisi daya. Meski demikian, pengguna perlu memahami keterbatasannya, terutama berkaitan dengan kecepatan pengisian dan efisiensi penggunaan daya.
Wireless PowerShare bekerja dengan memanfaatkan teknologi pengisian nirkabel. Berbeda dari metode pengisian menggunakan kabel, pengguna hanya perlu menempelkan bagian belakang perangkat penerima pada bagian belakang HP Samsung yang berfungsi sebagai sumber daya.
Fitur ini dapat digunakan untuk mengisi sejumlah perangkat, seperti smartphone lain, earbuds, dan smartwatch yang mendukung teknologi pengisian nirkabel. Dengan demikian, satu perangkat Galaxy bisa membantu menjaga perangkat lain tetap menyala dalam kondisi tertentu.
Baca Juga: Samsung SDS Resmi Masuk Bisnis Robot, Siapkan Platform Kendali Banyak Robot Sekaligus pada 2027
Sebelum mencoba fitur ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pasalnya, tidak semua smartphone Samsung Galaxy memiliki kemampuan berbagi daya secara nirkabel.
Wireless PowerShare umumnya tersedia pada sejumlah perangkat flagship Samsung, termasuk beberapa model Galaxy S, Galaxy Note, Galaxy Z Fold, dan Galaxy Z Flip. Ketersediaannya bergantung pada generasi dan tipe perangkat.
Karena itu, pengguna sebaiknya memeriksa spesifikasi HP terlebih dahulu untuk memastikan fitur tersebut tersedia. Jangan menganggap semua perangkat Galaxy otomatis mendukung Wireless PowerShare.
Selain kompatibilitas perangkat, kondisi baterai juga menjadi salah satu persyaratan. HP Samsung yang bertugas membagikan daya harus memiliki kapasitas baterai minimal 30 persen agar fitur dapat diaktifkan.
Persyaratan tersebut bertujuan menjaga agar perangkat pengirim tidak terlalu cepat kehabisan daya. Apabila baterai berada di bawah batas yang ditentukan, fitur berbagi daya mungkin tidak dapat digunakan.
Perangkat penerima juga harus mendukung pengisian nirkabel yang kompatibel. Sejumlah perangkat non-Samsung dapat menerima daya melalui teknologi ini selama mendukung standar pengisian Qi. Namun, kompatibilitasnya tetap bergantung pada masing-masing model.
Menggunakan Wireless PowerShare relatif mudah karena pengguna tidak memerlukan kabel tambahan. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
Jika ikon Wireless PowerShare tidak ditemukan pada panel pengaturan cepat, pengguna dapat memeriksa menu pengaturan perangkat atau mencari fitur tersebut melalui kolom pencarian di pengaturan.
Tampilan menu dan langkah aktivasi mungkin berbeda pada setiap generasi Samsung Galaxy. Oleh karena itu, pengguna dapat menyesuaikan petunjuk berdasarkan versi sistem operasi yang digunakan.
Dalam beberapa kondisi, proses pengisian daya mungkin tidak langsung berjalan. Salah satu penyebabnya adalah posisi perangkat penerima yang kurang tepat.
Teknologi pengisian nirkabel membutuhkan posisi yang sesuai agar kumparan pengisi daya pada kedua perangkat dapat terhubung. Jika posisinya bergeser, proses transfer energi bisa terganggu.
Casing smartphone juga dapat menjadi penyebab masalah. Pelindung yang terlalu tebal atau memiliki komponen tertentu berpotensi menghambat proses pengisian nirkabel.
Apabila Wireless PowerShare tidak berfungsi, pengguna dapat mencoba beberapa langkah berikut:
Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengatasi gangguan koneksi ketika menggunakan fitur berbagi daya.
Meskipun praktis, Wireless PowerShare bukan pengganti utama power bank atau charger. Kecepatan pengisian nirkabel umumnya lebih lambat dibandingkan pengisian menggunakan kabel.
Selain itu, proses transfer daya membutuhkan energi dari baterai HP Samsung sebagai pengirim. Artinya, semakin lama fitur digunakan, semakin banyak pula daya perangkat utama yang terkuras.
Pengguna juga perlu memperhatikan suhu perangkat.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir