Sains
Hilmi An Naufal

Guru Terbaik Bakal Mengajar dari Studio, Sekolah di Seluruh Indonesia Disiapkan Terhubung

Guru Terbaik Bakal Mengajar dari Studio, Sekolah di Seluruh Indonesia Disiapkan Terhubung

15 Agustus 2026 | 07:13

Keboncinta.com - Pemerintah menyiapkan sistem pembelajaran jarak jauh yang memungkinkan guru-guru terbaik mengajar siswa di berbagai daerah melalui studio terpusat. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerataan kualitas pendidikan dengan memanfaatkan teknologi digital di sekolah.

Presiden Prabowo Subianto kembali menyampaikan rencana tersebut dalam agenda di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. Pemerintah ingin materi dari pengajar berkualitas dapat diterima secara serentak oleh sekolah-sekolah di berbagai wilayah Indonesia.

Studio pembelajaran nantinya akan menjadi tempat bagi guru pilihan untuk menyampaikan materi pelajaran. Dengan sistem siaran jarak jauh, keterbatasan tenaga pengajar berkualitas di suatu daerah diharapkan tidak lagi menjadi penghalang bagi siswa untuk memperoleh pembelajaran yang lebih baik.

“Pelajaran apa pun kita akan kumpulkan guru-guru terbaik,” kata Prabowo sebagaimana diberitakan Kontan.

Guru Terbaik Bisa Menjangkau Sekolah di Berbagai Daerah

Gagasan studio guru sebenarnya telah beberapa kali disampaikan pemerintah.

Dalam arahan sebelumnya, Prabowo menjelaskan bahwa studio terpusat dapat digunakan oleh guru-guru terbaik untuk memberikan pembelajaran yang kemudian diterima sekolah di berbagai pelosok Indonesia. Sistem tersebut terutama ditujukan membantu sekolah yang masih mengalami kekurangan guru pada bidang tertentu.

Mata pelajaran seperti matematika dan bahasa asing menjadi beberapa contoh bidang yang membutuhkan tenaga pengajar dengan kompetensi memadai.

Melalui studio pembelajaran, satu pengajar tidak lagi hanya menjangkau siswa dalam satu ruang kelas. Materinya dapat disiarkan dan digunakan oleh sekolah dalam jumlah jauh lebih besar.

Dalam penjelasan pemerintah sebelumnya, sistem itu secara teoritis bahkan dapat menjangkau ratusan ribu sekolah apabila infrastruktur digital yang diperlukan tersedia.

Sekolah Dilengkapi Layar Interaktif

Pembelajaran jarak jauh tersebut akan ditopang program digitalisasi sekolah.

Pemerintah sebelumnya telah mendistribusikan perangkat layar atau papan interaktif digital ke sekolah. Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas diluncurkan secara nasional pada November 2025 dan melibatkan sekolah dari 38 provinsi.

Saat peluncuran program tersebut, pemerintah melaporkan 172.550 perangkat telah dikirim hingga pertengahan November 2025 dan 43.022 perangkat lainnya masih dalam perjalanan.

Pengembangan fasilitas tersebut berlanjut pada 2026.

Prabowo menargetkan pada akhir 2026 setiap sekolah memiliki empat ruang kelas yang dilengkapi interactive flat panel (IFP). Perangkat itu nantinya dapat menjadi salah satu sarana bagi siswa untuk mendapatkan materi pembelajaran digital sekaligus mengakses pengajaran dari guru terbaik.

Bukan untuk Menggantikan Guru di Sekolah

Konsep pembelajaran jarak jauh tersebut diarahkan sebagai dukungan terhadap proses belajar di sekolah, terutama ketika tenaga pengajar dengan kompetensi tertentu sulit tersedia.

Dalam penjelasan Prabowo sebelumnya, keberadaan guru dari studio diharapkan dapat membantu guru kelas di wilayah terluar dan terpencil maupun sekolah di daerah lain yang masih mengalami kekurangan tenaga pengajar.

Pemerintah bahkan pernah menyampaikan rencana menyeleksi sekitar 20 hingga 30 guru terbaik untuk setiap mata pelajaran agar dapat mengajar melalui studio jarak jauh. Dengan demikian, pembelajaran dari tenaga pengajar pilihan dapat dimanfaatkan lebih luas tanpa harus memindahkan guru tersebut ke setiap daerah.

Model ini juga memungkinkan materi digital diputar kembali jika siswa masih membutuhkan penjelasan tambahan.

Pemerataan Kualitas Pendidikan Jadi Sasaran

Pemanfaatan teknologi pendidikan diarahkan untuk memperkecil kesenjangan akses pembelajaran antara sekolah di kota besar dengan sekolah di daerah yang memiliki keterbatasan tenaga pengajar.

Pemerintah menyebut sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar menjadi salah satu prioritas dalam program digitalisasi pendidikan.

Selain digitalisasi, pemerintah juga menargetkan renovasi seluruh sekolah dan satuan pendidikan yang masih membutuhkan perbaikan paling lambat pada 2029. Program tersebut akan dipercepat pada 2027 dan 2028.

Jika studio guru dan infrastruktur digital dapat berjalan sesuai rencana, siswa di berbagai wilayah nantinya dapat mengikuti materi dari pengajar pilihan tanpa harus berada di kota yang sama.

Teknologi tersebut diharapkan menjadi jembatan agar kualitas seorang guru terbaik tidak hanya dirasakan puluhan siswa dalam satu kelas, tetapi dapat menjangkau sekolah dalam skala yang jauh lebih luas.

Tags:
Sains

Komentar Pengguna